Berita Terbaru
Jumat, 20 Mei 2005
Universitas Bung Hatta
UBH Gelar Lomba Membuat Sketsa
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kini berada di persimpangan jalan. Setelah menyelesaikan sekolah tidak ada kejelasan kemana arahnya, apakah akan memasuki dunia usaha atau melanjutkan ke perguruan tinggi.
Demikian dikatakan Ir. H. Syamsul Asri, Phd, Dosen Senior Universitas Bung Hatta yang juga sebagai Ketua LP2TP (Lembaga Pendidikan, Pelatihan Tenaga Profesional Inkindo), pada saat acara pembukaan perlombaan “Membuat Sketsa dan Menggambar Teknik” tingkat SMK Negeri Jurusan Gambar se Sumbar yang dilaksanakan di Studio Arsitektur Gedung G Kampus I Universitas Bung Hatta Padang, Kamis (19/5).
Tema yang diambil dalam perlombaan tersebut, “Kepedulian Universitas Bung Hatta, Inkindo dan IAI Dalam Menyiapkan Arsitek Muda yang Handal”.
“Tidak adanya arah dan tujuan setelah menamatkan SMK, disebabkan belum adanya sistem perancangan kurikulum dalam sekolah, jika sekolah tersebut menginginkan siswanya untuk memasuki dunia usaha didiklah ke arah keahlian yang siap dipakai dilapangan, namun jika siswanya menginginkan melanjutkan ke perguruan tinggi berikanlah ilmu tentang teknik”, ungkap Syamsul.
Perlombaan ini juga diarahkan untuk menghilangkan tanggapan masyarakat mengenai jurusan teknik di SMK yang dikenal setelah menamatkan SMK akan menjadi tukang, selain itu untuk mewujudkan program pemerintah mewujudkan SDM yang berkualitas serta untuk mengenalkan Fakultas Teknik Universitas Bung Hatta pada sekolah.
Pembantu Rektor I Univ. Bung Hatta Dr.Ir.Nasfryzal carlo, M, Sc. menuturkan, kompetisi ini dilaksanakan setiap tahun. Sebelumnya diadakan tahun 2004. Untuk meningkatkan kualitasnya Universitas Bung Hatta telah dirancang berbagai program diantaranya, mengadakan kompetisi ilmu pengetahuan antara Universitas, pertukaran mahasiswa antar Universitas di Luar Negeri, kerjasama dengan Universitas dalam negeri dan luar negeri, menciptakan dosen-dosen dan mahasiswa yang berkualitas serta mahasiswa yang akan kuliah di Universitas Bung Hatta akan disaring secara ketat.
Dari hasil penelitian pihak Universitas ke sekolah-sekolah, diperkirakan 20% akan memasuki dunia usaha sedangkan 80% akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Perlombaan ini diikuti sebanyak 8 SMK Negeri se Sumbar diantaranya, SMKN I Lintau, SMKN Padang Pariaman, SMKN 2 Padang, SMKN 5 Padang, SMKN 1 Padang, SMKN I Bukittinggi, SMKN Batipuah dan SMKN Situjuh, dengan 93 peserta. Lomba ini diresmikan oleh Pembantu Rektor I.
“Dengan adanya perlombaan ini akan mengubah wajah dunia yang selama ini mengangap perguruan tinggi selain sebagai dunia pendidikan juga mewujudkan orang-orang yang profesionalisme, serta untuk menggali potensi dan karya dari mahasiswa Teknik Universitas Bung Hatta”, ujar Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Ir.Sudirman Is,M.T.,Ph.D. (ade)