Berita Terbaru
Senin, 21 April 2008
Universitas Bung Hatta
UBH Upayakan Pendidikan Hemat, Efisien dan Bermutu
Menyikapi peliknya ekonomi bangsa serta biaya pendidikan yang mahal, Universitas Bung Hatta (UBH) sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di lingkungan Kopertis Wilayah X, terus mengupayakan pendidikan hemat, efisien dan bermutu. Berbagai upaya dan langkah ditempuh untuk mengurangi beban biaya dari mahasiswa. Mulai tahun akademik 2006/2007, UBH tidak lagi membebankan pembayaran uang pembangunan bagi mahasiswa baru. Menurut Rektor UBH Prof Dr Yunazar Manjang langkah ini untuk menciptakan pendidikan yang murah, tapi tidak melupakan mutu.
Selain itu, bagi mereka yang telah menjadi mahasiswa dan menunjukkan prestasi yang baik, maka UBH juga mengupayakan beasiswa yang berasal dari berbagai sumber. aSaat ini sangat banyak lembaga nasional dan asing bekerjasama dengan kita untuk membantu memberikan beasiswa bagi mahasiswa. Di antaranya, Askrida, BPMIGAS, bantuan Koperasi Andalas Madani, BBM, BBPM, Supersemar, Pertamina, PPA, Indofood, Caltex, Telkomsel, Student Grant dari Kopertis dan Dikti, TPSDP Rotary Club yang disponsori Prof Leimer asal Jerman.
Bahkan tahun ini, Rotary Club kembali mengucurkan dana hingga Rp26 juta bagi mahasiswa sipil dan arsitektur. Serta siswa SMK yang menyambung ke FTSP UBH,a jelas Yunazar seusai acara wisuda UBH ke-48, Sabtu (19/4).Berkat banyaknya bantuan yang terus mengalir ke UBH, Yunazar menyebut hingga 1265 mahasiswa yang sudah memperoleh beasiswa dari berbagai sumber. Sebagai contoh, hibah dari TPSDP dari Dikti dan Bank Dunia yang jumlahnya mencapai Rp27 miliar lebih. Namun diakui Yunazar, semuanya belum menjawab seluruh persoalan pendanaan perkuliahan mahasiswa.
Namun pihaknya akan terus berusaha untuk menekan seminimal mungkin tingginya biaya pendidikan. Berbagai upaya yang ditempuh UBH untuk menekan biaya pendidikan, ternyata berbanding terbalik dengan mutu pendidikan. Berbagai institusi baik dalam dan luar negeri digandeng untuk bekerjasama dalam peningkatan mutu. Perguruan tinggi dan lembaga terkenal seperti, Sekolah Tinggi Teknik Hildesheim (Fachhochshule Hildesheim) Jerman, ZMT Bremen Jerman, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Roterdam Belanda, Universitas Tasmania Australia, University of Nyoming Amerika Serikat, Universiti Putra Malaysia (UPM) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM), telah digandeng untuk mengupayakan peningkatan mutu pendidikan. Hasil memang cukup membanggakan.
Dalam semester mendatang, akan dibuka kelas Internasional Program Studi Quantity Surveyor (QS), hasil kerjasama dengan UTM. Selain itu, bulan Desember tahun ini akan diadakan Seminar ICCI untuk kedua kalinya di Indonesia. Juga dilaksanakan pengiriman dua dosen ke Jepang untuk meningkatkan kompetensi mengajar yang difasilitasi Japan Foundation dan pertukaran mahasiswa. Dilanjutkan Yunazar, buah dari kerjasama dengan berbagai lembaga tersebut juga akan dibuka program studi Ilmu Komunikasi di Jurusan Sastra Indonesia. Ditambah dengan studi lanjut tenaga dosen untuk S-2 dan S-3, pertukaran dosen, kegiatan magang dan kerja praktek. aDi samping itu masih banyak program lain guna menunjang mutu pendidikan di UBH,a tukasnya.
Guna menyokong berbagai disiplin ilmu, UBH telah memiliki hingga 7 fakultas dengan 24 program studi. aUntuk tahun mendatang, kita akan upayakan setiap program studi terakreditasi minimal B dan 25 persen dari program studi tersebut memperoleh akreditasi A,a harap Yunazar. Dies Natalis ke-27 Bersamaan wisuda ke-48, Sabtu kemarin juga dilangsungkan Dies Natalis ke-27. Karena tepat 20 April kemarin, UBH genap berusia 27 tahun. aDi samping berbagai keberhasilan, kita akui masih banyak lagi upaya dan usaha guna mewujudkan visi UBH yang menjadi perguruan tinggi bermutu dan terkemuka,a tegas Yunazar.
Dalam wisuda kemarin, tercatat 835 mahasiswa yang menamatkan pendidikannya di UBH. Pendidikan S-2 sebanyak 42 lulusan, S-1 sebanyak 743 dan 50 lulusan akta mengajar IV. Total hingga sekarang, UBH telah menghasilkan 32 ribu lebih lulusan dengan berbagai disiplin ilmu. aIni merupakan jumlah yang belum bisa ditandingi oleh PTS yang ada di Sumatera Barat, Jambi, Riau Daratan dan Riau Kepulauan yang bernaung di bawah Kopertis X, a aku Yunazar. Di samping itu, dalam acara kemarin juga dilangsungkan penandatanganan MOU antara UBH dengan UTM. sumber : (az)padangekspres.co.id