Berita Terbaru
Senin, 21 April 2008
Universitas Bung Hatta
UNIVERSITAS BUNG HATTA AKAN IKUTI KONTES ROBOT TINGKAT NASIONAL
Universsitas Bung Hatta dengan perwakilan Fakultas Teknik Industri (FTI), untuk kedua kalinya akan mencoba kembali tampil dalam kontes aRobot Tingkat Nasionala yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Setelah pada tahun sebelumnya Universitas Bung Hatta mencatat hasil yang gemilang di kontes robot tingkat nasional.
Pada tahun ini, Fakultas yang dipimpin Ir. Ija Darmana, M.T akan kembali di uji kemampuannya di tingkat nasional, dengan robot yang diberi judul aRobot Pemadam Apia. Tidak tanggung-tanggung, setelah melihat keberhasilan tim robot universitas Bung Hatta pada tahun lalu, Pada tahun ini Universitas Bung Hatta mengirimkan 2 tim sekaligus, yang mengikuti 2 kategori dalam kontes robot tingkat nasional. Yaitu Robot Pemadam Api Berkaki dan Robot Pemadam Api beroda.
Tim robot yang dibawah asuhan dari Bapak Ir. Eddy Soesilo, M.Eng dan Hidayat, S.T, M.T akan menghadapi 4 tahapan seleksi sebelum tampil di tingkat nasional nanti. Adapun 4 tahapan seleksi ini adalah sbb :
1. Uji kuwalitas Proposal
2. Uji vasitasi yaitu dengan cara selalu mengirimkan Video tentang kemajuan robot.
3. Uji kelayakan robot di Regional tingkat Sumatera yang akan dilaksanakan dikota Pekanbaru.
4. Final kontes robot Tingkat Nasional. Yang pada kali ini akan di gelar di Universitas Indonesia yang dipercayai sebagai tuan rumah.
Pada tahun 2008 ini, tim Kontes Robot Universaitas Bung Hatta akan diperkuat oleh wajah a" wajah baru dalam kontes robot tingkat nasional. Diantaranya Delvi Hendri, Andre Muhardika, Tirta Andus, Defrizal Zubir, Yandri dan Riki Erzinaldi.
Menururt Andre Muhardika (salah satu anggota tim), Robot berkaki diberi nama Hatta-byte dan robot beroda diberi nama Dora byte. Andre menambahkan, Robot yang dirancang oleh timnya banyak menemui permasalahan dalam perakitannya. Permasalahan yang paling inti adalah sangat minimnya penjualan alat-alat dan elemen-elemen pendukung untuk perakitan robot yang ada di Provinsi sumatera Barat. Sehingga peralatan dan elemen-elemen ini harus dipesan terlebih dahulu untuk mendapatkannya. Contohnya pembelian Motor Mobile Remote yang harus dipesan terlebih dahulu diluar pulau sumatera. Akibatnya, dana yang dibutuhkan dalam pembuatan robot tergolong cukup mahal. Dalam sebuah pembuatan robot, dianggarkan dana sejumlah Rp. 10.000.000. Berarti pada tahun ini Universitas Bung Hatta harus menyiapkan dana sejumlah Rp. 20.000.000 untuk keperluan dua buah robot yang akan dipertandingkan di kontes Robot Tingkat Nasional nanti.
Semoga dana yang dikeluarkan oleh Rektorat Universitas Bung Hatta pada tahun ini bisa memeotivasi tim robot yang akan bertanding nanti. Selamat bertanding kepada Tim Robot Pemadam Api Universitas Bung Hatta, semoga berprestasi dikancah Nasional. Nama seluruh keluarga besar Universitas Bung Hatta terletak dipundak kalian semua. Bravo Universitas Bung Hatta.
Writted by adit