Universitas Bung Hatta Gelar Padang Old Town Ecosystem International Symposium 2026, Dukung Padang Menjadi Kota Gastronomi UNESCO Universitas
Rabu, 05 Agustus 2026
Ubay

Bagikan:

Universitas Bung Hatta Gelar Padang Old Town Ecosystem International Symposium 2026, Dukung Padang Menjadi Kota Gastronomi UNESCO

Universitas Bung Hatta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Padang Old Town Ecosystem International Symposium yang akan diselenggarakan di Bung Hatta Convention Hall, Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 6 Agustus 2026

Simposium internasional ini kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kota Hildesheim (Jerman), HAWK Hildesheim, United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, serta berbagai mitra nasional dan internasional.

Mengusung tema "Road to Gastronomy City: Warisan, Sungai, Pasar, dan Lingkungan untuk Pariwisata Berkelanjutan", simposium ini menjadi wadah pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan kota tua sebagai pusat pelestarian warisan budaya sekaligus penggerak pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

Penyelenggaraan simposium ini merupakan implementasi nyata dari hubungan kerja sama internasional yang telah terjalin antara Kota Padang dan Kota Hildesheim sejak tahun 1988. Selama hampir empat dekade, kedua kota terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, kebudayaan, lingkungan, hingga pengembangan perkotaan. Universitas Bung Hatta turut mengambil peran strategis sebagai perguruan tinggi yang menjembatani kolaborasi akademik dan pembangunan daerah melalui forum ilmiah bertaraf internasional.

Simposium menghadirkan Sara Ferrer Olivella, M.A., UNDP Resident Representative in Indonesia, sebagai Keynote Speaker yang akan membawakan materi "Global Partnerships for Sustainable Waste Management." Selain itu, forum ini juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional, yaitu Dr. Joni Wongso, M.T. (Universitas Bung Hatta) dengan topik Old Town Conservation, Michell Rohmann (ZAH Hildesheim, Jerman) mengenai Batang Arau River Revitalization, Dr. Didi Aryadi, M.Si. (Pemerintah Kota Padang) tentang Waste Management, Ms. Supinya Srithongkul (Deputy Mayor of Koh Samui, Thailand) mengenai Sustainable Tourism, serta Payap Somjainuk (Deputy Mayor of Chanthaburi, Thailand) yang akan membahas Cultural, Food and Jewelry. Kegiatan akan dimoderatori oleh Dr. Willy Satria, M.Pd. dari Universitas Bung Hatta.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bung Hatta juga mendukung langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan Padang sebagai UNESCO Creative City of Gastronomy.

Kota Tua Padang dinilai memiliki posisi penting sebagai pusat sejarah perdagangan, budaya, pasar tradisional, dan kekayaan kuliner yang menjadi fondasi pengembangan gastronomi berbasis warisan budaya. Oleh karena itu, penguatan ekosistem Kota Tua menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan daya saing Kota Padang di tingkat internasional.