Universitas Bung Hatta Jalin MoU dengan Ikatan Arsitek Indonesia ( IAI ) Berita Terbaru
Rabu, 23 November 2011
Universitas Bung Hatta

Universitas Bung Hatta Jalin MoU dengan Ikatan Arsitek Indonesia ( IAI )

Bertempat di kantor pusat Ikatan Aristek Indonesia (IAI) di Gedung Jakarta Design Centre, Jl.Gatot Subroto Jakarta, Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS, didampingi Kabid.Kerjasama UBH Drs. Abdullah menandatanganni perjanjian kerjasama dengan Ketua Umum Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Endy Subijono.IAI, yang dihadiri oleh pengurus pusat IAI dalam rangka pendidikan profesi Arsitek. Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS mengatakan, piagam kerjasama tersebut merupakan suatu bentuk kerjasama antara dunia akademik dengan dunia profesi dalam penyelenggaraan pengembangan sumber daya manusia baik di lingkungan akademis maupun profesi, utamanya dalam bidang arsitektur. Kerjasama in bertujuan untuk dapat saling memanfaatkan kemampuan, sumberdaya dan kewenangan kedua belah pihak untuk mengembangkan profesionalitas yang ditujukan baik kepada para calon anggota, anggota IAI maupun mahasiswa arsitektur serta saling menyediakan kerangka, fasilitas dan mekanisme teknis dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang ditujukan baik kepada para calon anggota, anggota IAI maupun mahasiswa maupun pihak lain yang terkait dengan arsitektur secara umum. Senada dengan itu, Ketua Umum IAI Endy Subijono,IAI mengatakan, dengan di tandatanganninya MoU tersebut diharapkan agar kesepakatan itu dapat bermanfaat dan berkesinambungan dalam rangka turut mempertinggi kompetensi sumber daya manusia utamanya para calon arsitek maupun arsitek Indonesia dalam rangka menghadapi serbuan profesional manca negara yang akan dihadapi. Dalam naskah kerjasama itu di sepakati antara lain aspek persiapan,pelaksanaan dan pengembangan pendidikan secara akademik, Pendidikan Profesi Arsitek yang meliputi perkuliahan, studio dan kegiatan akademis lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM dibidang Arsitektur. Disamping itu para lulusan program pendidikan profesi arsitek Universitas Bung Hatta akan mendapatan gelar sebutan arsitek setelah lulus dari program, mengikuti magang dan mengikuti program sertifikasi yang dilakukan oleh IAI. Sebagai bentuk implementasi dari kerjasama tersebut, beberapa aktifitas yang bisa dilakukan diantaranya adalah penyelenggaraan kegiatan seminar, konferensi, kuliah umum bersama di mana Universitas Bung Hatta sebagai penyelenggara dan IAI memberi penghargaan berupa nilai kredit yang diperlukan bagi para mahasiswa maupun profesional. Sementara itu, Wakil Rektor I UBH Dr.Eko Alfares.Z.MSAA yang juga mantan Ketua IAI Sumbar di tempat terpisah mengatakan, MoU itu merupakan salah satu langkah menuju pengakuan internasional. Isu lain yang mendukung pentingnya kerjasama ini adalah menyangkut legitimasi legal formal dari profesi Arsitek. Menurut Eko Alfares, saat ini Undang Undang Arsitek (UUA) sudah ada di DPR, jika UUA itu telah disyahkan maka semua lulusan pendidikan Arsirektur harus melalui proses pendidikan profesi, pemagangan, dan sertifikasi, untuk mendapatkan status sebagai Arsitek dan mendapatkan ijin untuk melakukan praktek professional Arsitektur. Selain itu langkah kerjasama penyelenggaraan Pendidikan Profesi ini merupakan langkah strategis untuk menyongsong perkembangan ke depan, baik dalam bidang profesi Arsitek maupun dalam bidang Pendidikan Arsitektur. aSetelah mahasiswa mengikuti Pendidikan Profesi yang di selenggarakan UBH, lulusannya mendapatkan pengakuan dari IAIa ujar Eko mengakhiri. (**Indrawadi-Humas UBH).