Berita Terbaru
Sabtu, 12 Juli 2008
Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta Kukuhkan Dua Guru Besar Sekaligus
Universitas Bung Hatta Padang mengukuhkan dua orang Guru Besar sekaligus, pengukuhan tersebut adalah yang pertama kali dilakukan Universitas sejak berdirinya tahun 1981, 27 tahun lalu.
aKita bersyukur, karena dalam usia 27 tahun, Universitas Bung Hatta memiliki dua orang guru besar tetap, dan Prof. Dr. Nasfryzal Carlo merupakan Guru besar tetap kedua yang berasal dari alumni Universitas Bung Hatta,a kata Yunazar Manjang Rektor Universitas Bung Hatta saat memberikan sambutan pada Rapat Senat terbuka Pengukuhan Guru Besar Tetap Universitas Bung Hatta, Sabtu, (12/07).
Yunazar Manjang mengatakan, pengukuhan Guru Besar merupakan sebuah jabatan prestisius dan jabatan bergengsi. Untuk meraih jabatan itutidak mudah dan memerlukan pengorbanan yang cukup bersar. Selain waktu, biaya dan tenaga dikorbankan, orang tua, isteri dan anak harus ditinggalkan untuk belajar.
aTentu mereka yang tergolong cerdas, bersemangat, tekun, tabah dan teguh pendirian yang bisa meraihnya. Yang berhasil mendapatkan pengakuan dari sesame ilmuwan dan dari negara akan kompetensi yang dipunyainya. Guru besar suatu pengakuan bahwa seseorang telah memilki kompetensi dalam mencari kebenaran dan mempertahankan kebenaran ilmiahnya,a kata Yunazar Manjang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Bung Hatta Padang Prof.Dr.Ir.H Fachri Ahmad, MSc mengatakan kedepan Universitas Bung Hatta Padang, akan terus melahirkan guru besar di universitas tersebut. aItu akan terus mengalir, karena itulah tugas yayasan dan institusi memang harus mendukung kegiatan akademik itu tumbuh dan berkembang,a katanya.
Namun ia berharap kepada Profesor Dr.Ir.Hafrizal Syandri, MS dan Prof. Dr. Ir.H Nasfryzal Carlo,M.Sc,IPM yang baru dikukuhkan menjadi Guru Besar tetap Universitas Bung Hatta Padang, bisa mengaktualisasikan prestasi yang mereka capai.
aJadi makna dari pengukuhan Guru Besar itu tidak lain untuk bisa memanifestasikan, apa sih sebetulnya prestasi Guru Besar itu. Oleh sebab itu apa yang mereka sampaikan tidak hanya sekedar sebuah pidato, tetapi sebuah harapan yang terkandung dibelakang keinginan Guru Besar itu,a kata Fachri Ahmad mengingatkan.
Pidato yang disampaikan kedua Guru Besar itu kata Fachri Ahmad, berorientasi pada lingkungan. Masalah tersebut adalah persoalan yang krtitikal yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah.
Pengukuhan Guru Besar tersebut kata Fachri Ahmad, secara akademik Universitas Bung Hatt Padang mampu berpacu secara akademik dengan universitas lain dan itu betul-betul sebuah kebanggaan. (Sumber : musfah-padangmedia.com)