Universitas Bung Hatta Selenggarkan Kuliah Umum Artificial Intelligence dan Karier Masa Depan Universitas
Kamis, 25 Juni 2026
Ubay

Universitas Bung Hatta Selenggarkan Kuliah Umum Artificial Intelligence dan Karier Masa Depan

Universitas Bung Hatta menyelenggarakan kuliah umum bertema “Artificial Intelligence and Future Careers: Preparing Students for a Rapidly Changing World” dengan menghadirkan Rio Ferdinand Kiantara, CFAB, BFP, CP, seorang profesional muda Indonesia yang memiliki kompetensi di bidang AI Governance, Data Analytics, Digital Economy, Public Policy, dan Business Strategy.

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas ini bertempat di Bung Hatta Conventiona Hall Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 24 Juni 2026.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan perkembangan kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi masa depan.

“Artificial Intelligence bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan dan dunia kerja saat ini. Mahasiswa Universitas Bung Hatta harus mampu memahami, memanfaatkan, dan mengembangkan teknologi secara bijak agar dapat bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Prof. Diana Kartika.

Rektor menegaskan Universitas Bung Hatta terus berkomitmen mendukung transformasi pendidikan melalui penguatan transformasi digital melalui peningkatan kompetensi digital, literasi teknologi, serta pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang siap kerja dan adaptif terhadap perubahan,” tambahnya.

Rio Ferdinand Kiantara memaparkan berbagai perkembangan terkini mengenai kecerdasan buatan, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

AI akan mengambil pekerjaan yang bersifat repetitif, sementara manusia tetap unggul dalam kreativitas, pemikiran kritis, dan kemampuan mengambil keputusan. Beberapa bidang yang diperkirakan berkembang di masa depan antara lain data analytics, business intelligence, UX research, AI governance, dan digital transformation.

Rio juga menekankan mahasiswa Indonesia memiliki peluang membangun karier global tanpa harus bekerja di luar negeri. Menurutnya, keterampilan, sertifikasi, jaringan internasional, serta portofolio profesional menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan global.

“Di era AI, profesional yang paling bernilai adalah mereka yang mampu memadukan insight manusia, kreativitas, pemikiran kritis, dan data untuk menyelesaikan masalah dalam skala global,” tutupnya.

Kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa Universitas Bung Hatta.