Berita Terbaru
Senin, 05 Mei 2008
Universitas Bung Hatta
Weekend Seminar Riset Dosen UBH
Sumber pemborosan energi listrik pada umumnya terjadi karena kurangnya pengawasan dan tidak disiplinnya personil dalam memanfaatkan beban listrik berdasarkan kebutuhan. Untuk menghemat penggunaan energi listrik, baik di rumah tangga maupun di kantor, dapat dilakukan dengan cara memakai beban hemat energi listrik; perlu manajemen pengelolaan dalam mengatur pemakaian energi listrik; dan perlu mengevaluasi jatah daya terpasang; serta menggunakan kapasitor.
Demikian dikemukakan dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta (UBH), Ir. Yani Ridal, MT dalam acara "Weekend Seminar Riset Terbaik Karya Dosen UBH" yang berlangsung di aula gedung B, Sabtu (3/5) kemaren. Kegiatan dalam rangkaian dies natalis ke-27 UBH ini, dibuka oleh Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UBH Dr. M. Amri, MP. Seminar yang membahas 26 hasil riset terbaik karya dosen UBH dari berbagai disiplin ilmu ini, dihadiri antara lain oleh WR. III UBH Dra. Susi Herawati, M.Pd., Ketua Dies Natalis ke-27 UBH Dr. Marsis, M.Pd., pejabat struktural, dan dosen di lingkungan UBH.
Lebih jauh Yani Ridal melalui risetnya tentang aOptimasi Penggunaan Energi Listrika itu mengingatkan bahwa untuk menghemat pemakaian listrik ada baiknya mengganti pemakaian lampu neon (TL) atau lampu pijar dengan lampu hemat energi. Perlu komitmen dan kemauan yang keras dari pimpinan dan/atau manejer sebuah instansi, untuk selalu memberikan contoh dalam penghematan pemakaian energi listrik sehari-hari. Juga perlu upaya memberikan penyuluhan dalam rangka sosialiasi tentang bagaimana menghemat penggunaan energi listrik tersebut di lingkungan instansi masing-masing.
Sementara itu, Yani Ridal juga memandang perlu dilakukan evaluasi terhadap jatah daya terpasang (VA) agar harus disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan mengevaluasi jatah daya terpasang ini, maka biaya pemakaian (abonemen) listrik dapat dikurangi. Sedangkan upaya penggunaan daya listrik secara efisien, mesti dilakukan pengaturan pemakaian beban secara teratur dan tidak bersamaan.
"Dengan program ini, Insya Allah, selain berguna bagi program konservasi dan hemat energi nasional, juga dapat membantu konsumen lainnya yang sangat membutuhkan energi listrik," tegasnya. (Relis-humas UBH)