Lewati ke konten utama
Yudisium Wisudawan ke-86, Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Siapkan Lulusan Profesional danBerdampak Fakultas
Kamis, 22 Oktober 2026
Ubay

Bagikan:

Yudisium Wisudawan ke-86, Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Siapkan Lulusan Profesional danBerdampak

Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta menggelar Yudisium Wisudawan ke-86 Program Sarjana (S1) dan Magister (S2) dengan mengangkat tema “Berpisah untuk Siap Kerja, Siap Jadi Pengusaha Profesional” yang bertempat di Aula Gedung B3 Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 21 Oktober 2026.

Yudisium menjadi penanda proses pendidikan di perguruan tinggi tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Lebih dari itu, lulusan dituntut mampu membawa ilmu, kompetensi, karakter, dan pengalaman yang diperoleh selama berada di bangku kuliah untuk menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Dr. Sanidjar Pebrihariati R., S.H., M.H., menyampaikan tema yudisium tersebut memiliki pesan penting bagi seluruh lulusan. Setelah menyelesaikan pendidikan, para wisudawan akan menghadapi dunia yang menuntut kesiapan, kemampuan beradaptasi, integritas, dan keberanian untuk mengambil peran.

“Berpisah bukan berarti selesai. Justru setelah yudisium inilah perjalanan yang sesungguhnya dimulai. Kami berharap lulusan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta mampu memasuki dunia kerja dengan kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga memiliki keberanian untuk menjadi pengusaha, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan solusi bagi persoalan yang ada di masyarakat,” ungkap Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta.

Menurutnya, lulusan Fakultas Hukum memiliki ruang pengabdian yang sangat luas. Ilmu hukum tidak hanya dibutuhkan di ruang pengadilan atau lembaga pemerintahan, tetapi juga dalam dunia usaha, organisasi, masyarakat, dan berbagai sektor kehidupan. Karena itu, lulusan harus mampu menempatkan keilmuan yang dimiliki sebagai instrumen untuk menghadirkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, yakni mendorong pendidikan tinggi agar menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata melalui kompetensi dan keilmuannya. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta diharapkan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan hukum dan sosial, baik melalui profesi yang dijalani maupun melalui inovasi dan kewirausahaan.

Dekan juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Perubahan regulasi, teknologi, dunia usaha, dan kebutuhan masyarakat menuntut lulusan hukum untuk terus memperbarui pengetahuan, membangun jejaring, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

“Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang. Jadilah profesional yang bekerja dengan kompetensi dan integritas. Di mana pun berada, bawalah nama baik almamater dan jadikan ilmu yang diperoleh sebagai jalan untuk memberikan manfaat dan dampak positif,” pesannya.

Yudisium Wisudawan ke-86 Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta dengan demikian menjadi momentum untuk melepas para lulusan menuju fase kehidupan yang baru. Para lulusan ini tidak lagi hanya dipersiapkan untuk memperoleh pekerjaan, tetapi juga untuk menjadi profesional yang kompeten, pengusaha yang mampu membuka peluang, serta bagian dari masyarakat yang aktif menghadirkan perubahan.

Para lulusan diharapkan mampu menjadikan ilmu hukum sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih adil, berdaya, dan berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, keberhasilan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, tetapi dari seberapa besar kontribusi mereka setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ini turut memperkuat kontribusi Universitas Bung Hatta terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyiapan lulusan yang kompeten dan berdampak.