15 Oktober 2018
Bunghatta.ac.id. Sejumlah 1.126 wisudawan/ti periode ke-70 Universitas Bung Hatta siap menghadapi persaingan dunia kerja. 1126 orang wisudawan itu terdiri atas 32 magister, 1029 sarjana, dan 65 ahli madya.

Pada wisuda akademik ke-70 ini, wisudawan terbaik program sarjana tingkat Universitas disandang oleh Ummu Haniva, S. Pd., lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Ayu Sundari, S. Pd., lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,99 Predikat lulus “dengan pujian”.

Sementara itu, lulusan terbaik pada Program Magister (S2) Universitas Bung Hatta disandang oleh Siti Aisyah, M. Si., dari Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautan dengan IPK 3,94, predikat lulus “dengan pujian”.

Dengan demikian, secara keseluruhan Universitas Bung Hatta telah meluluskan alumni sebanyak 41.688 orang. Menurut catatan universitas, para alumni tersebut telah mengabdikan ilmu yang mereka peroleh pada berbagai instansi pemerintah maupun swasta yang menyebar di seluruh tanah air, bahkan ke berbagai belahan dunia.

Hampir semua program studi di Universitas Bung Hatta yang berjumlah 31 program studi telah terakreditasi dan umumnya memiliki peringkat B. Hingga Wisuda Akademik ke-70 ini, hampir seluruh progam studi D3, Sarjana, dan Magister telah terakreditasi B. Sementara itu, program studi terbaru, Pendidikan Jasmasi Kesehatan dan Rekreasi, telah memiliki izin di tahun 2017 lalu.

Saat ini, Universitas Bung Hatta sudah berhasil memperoleh Akreditasi Insitusui Perguruan Tinggi (AIPT) dengan nilai Akreditasi B. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No.0371/SK/BAN-PT/I/2017 tertanggal 19 Januari 2017 dan berlaku sampai dengan 19 Januari 2022. Dua program studi di Universitas Bung Hatta berhasil memperoleh akreditasi A oleh BAN-PT, yaitu Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 2424/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018 dan Program Studi Budidaya Perairan dengan No. SK. SK No. 2691/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018.

Sejak tahun 2017, Universitas Bung Hatta masuk dalam katagori 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Hal ini berdasarkan hasil pemeringakatan pengelompokkan/klasterisasi perguruan tinggi oleh Kemenristekdikti Republik Indonesia yang diumumkan setiap bulan Agustus.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A., pada sambutannya di wisuda ke-70 tersebut mengaku optimis dengan segala upaya yang prima untuk keberhasilan para lulusan atau para alumni. "Seluruh wisudawan siap menghadapi tantangan kerja, apalagi di tengah menghadapi kontestasi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Para wisudawan langsung menerima ijazahnya ketika hari itu juga (13/10) sehingganya mereka dapat ikut melamar CPNS,"ujarnya.

Kepada seluruh wisudawan/ti, Rektor berpesan bahwa diwisuda bukan berarti perjuangan dan proses pendidikan telah berakhir. "Sebagai alumni perguruan tinggi, kualifikasi bukan semata dinilai dari gelar yang disandang, akan tetapi lebih dari itu, para alumni akan dinilai oleh masyarakat dari cara berpikir dan bertindak yang cermat dan teliti. Apalagi ketika telah menyandang predikat lulusan perguruan tinggi dengan nama Proklamator, Bung Hatta yang terkenal dengan kedisiplinan, kejujuran dan komitmen luar biasa untuk membangun negeri tercinta,"imbuhnya.

Kemudian, dalam rangka pengembangan dan kemajuan institusi, Universitas Bung Hatta telah menyelesaikan Rencana Induk Pengembangan (Renip) Universitas dari tahun 2018-2045. Rencana induk pengembangan atau Renip ini sangat penting dan harus dimiliki oleh suatu perguruan tinggi. Renip Universitas Bung Hatta tahun 2018-2045 disusun berdasarkan pemikiran “Melangkahlah pertama kali dengan pijakan yang tepat, benar untuk sampai ke tujuan”. Berdasarkan pemikiran tersebut, penyusunan Renip Universitas Bung Hatta dilakukan dengan sungguh-sungguh dan hati-hati, melalui proses kajian ulang sebagai upaya backward-trace hasil analisis evaluasi diri terhadap sasaran dan perubahan lingkungan baik internal maupun eksternal.


Dilihat 558 kali

Navigation

Social Media