Berita Terbaru
Kamis, 25 Agustus 2011
Universitas Bung Hatta
1.080 MAHASISWA KKN-PPM UBH 2011, KEMBALI KE KAMPUS
Sebanyak 1.080 mahasiswa Universitas Bung Hatta yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pada Masyarakat (KKN-PPM) sejak 25 Agustus lalu yang tersebar di Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Pasaman dan Pasaman Timur, secara resmi dilepas kembali oleh bupati, camat, walinagari maupun jorong untuk kembali ke kampus. Kamis (25/8).
Koodinator KKN daerah Pasaman Drs. Endut Ahadiat,M.Hum mengatakan bahwa Ninik Mamak Nagari Tarung-tarung Sutrisman Rajo Mudo dalam sambutannya mengungkapkan dengan berakhirnya KKN di kenagariannya janganlah berakhir juga silaturahmi, ia berharap dengan adanya KKN di nagarinya menjadi bekal bagi mahasiswa di masa mendatang, dan UBH di tahun berikutnya mengagendakan nagari Tarung-tarung menjadi Nagari Binaan dari UBH.
Sementara itu, dari Kabupaten Pesisir Selatan, salah seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Harfiandri,S.Pi.MSc di Kenagarian Pungasan Kec.Linggo sari Baganti mengatakan, mahasiswa KKN UBH di lepas kembali oleh wali nagari Pungasan Kasdiman, dalam sambutannya dikatakan bahwa program-program mahasiswa KKN berjalan dengan baik, dan mahasiswa tersebut adalah bagian dari warga nagarinya, dan ia juga berharap untuk tahun depan agar UBH kembali menempatkan mahasiswa untuk ber KKN dengan jumlah yang lebih banyak lagi.
Acara perpisahan lain yang tidak kalah menariknya adalah di Kabupaten Tanah Datar, secara seremonial beberapa kenagarian tempat mahasiswa KKN-PPM, acaranya di pusatkan di Kenagarian Pangian Kec.Lintau Buo. Acara dimeriahkan dengan suguhan silat pangian dan silat lintau yang sebelumnya telah mulai vakum, namun sejak kehadiran mahasiswa KKN kegiatan silat tersebut kembali termotivasi untuk latihan setiap malam minggunya.
Salah seorang peserta KKN-PPM UBH, Cendra di akun facebooknya mengatakan, tidak ingin meninggalkan Pasaman, dulu ia bersikeras dan tidak mau KKN di daerah itu, tetapi setelah dijalani, waktu 1 bulan tidaklah cukup. aBegitu banyak pembelajaran yang didapatkan selama KKNa, ujarnya.
Sementara itu, dari akun facebook aPosko KKN-PM Universitas Bung Hatta 2011a, sebagian besar mahasiswa menginginkan waktu pelaksanaan KKN di perpanjang, atau di jadikan sebagai mata kuliah wajib, dan mereka juga berharap, kedepan penemapatan mahasiswa KKN ke daerah-daerah yang lebih jauh dan terpencil, sehingga mereka lebih banyak belajar dan mengabdikan diri pada masyarakat yang mungkin saja jauh lebih membutuhkan.
Rektor Universitas Bung Hatta, saat dihubungi di ruangan kerjanya (Kamis,25/8) mengatakan dengan banyaknya kegiatan yang dilakukanan mahasiswanya selama KKN-PPM, tentu juga akan menghasilkan laporan. Setiap laporan nantinya akan dipergunakan sebagai umpan balik untuk dilakukan penelitian dalam mencari jawaban atas kondisi yang terjadi di masyarakat.
"Kami Civitas akademika Univ. Bung Hatta, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemda Kab. Pasaman Barat, Pasaman, Tanah Datar, Pesisir Selatan, atas bantuan dan kerjasamanya yang baik dalam pelaksanaan KKN-PPM Univ. Bung Hatta, sehingga mahasiswa kami betul-betul merasakan manfaat dari KKN dan merasakan atas segala dukungan moral dan material dalam pelaksanaan KKN selama satu bulan tersebut, dan kami juga berharap, semoga tahun depan dapat dilanjutkan kembali dan lebih baik lagia ujar Hafrijal mengakhiri. ( Indrawadi-Humas UBH).