Berita Terbaru
Kamis, 05 Januari 2012
Universitas Bung Hatta
2.5 Menit Evakuasi ke Shelter Atap TK/SD Al Azhar UBH.
Disaksikan Walikota Padang DR. Fauzi Bahar,Msi, ratusan siswa/siswi TK-SD Islam Al-AZHAR 32 Padang, hanya memerlukan waktu sekitar 2.5 menit sampai 4.5 menit seluruh pelajar tersebut telah sampai ke atap gedung sekolahnya.
Simulasi tersebut digelar, merupakan bagian latihan rutin siaga bencana gempa disusul tsunami yang diterapkan Sekolah Dasar (SD) Islam Al-Azhar 32 Padang. Dalam acara simulasi tersebut Walikota Padang juga memberikan penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang telah berpartisipasi membangun Escape Stair Way secara mandiri dalam rangka antisipasi bencana gempa yang disusul tsunami.
Pengerjaan shelter atau tempat evakuasi di atap bangunan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Islam Al-Azhar 32 Padang, telah rampung sejak beberapa bulan yang lalu.
Bangunan sekolah berlantai III yang berada di Jalan Khatib Sulaiman, Padang itu, bagian atapnya disulap menjadi shelter. Pada bagian sisi gedungnya juga akan dilengkapi dengan tangga-tangga yang cukup lebar dan kokoh yang terhubung langsung dengan tiap lantai.
Menurut Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Yusmadi, pasca gempa 7,9 SR tanggal 30 September 2009, konstruksi utama gedung seperti tiang-tiang dan kolom-kolom aman dan tidak mengalami kerusakan berarti. Kepastian itu setelah dilakukan pemeriksaan oleh ahli-ahli konstruksi dari UBH, ITB dan UTM Malaysia.
Sementara itu bendahara Yayasan Pendidikan Bung Hatta Yusmadi mengatakan, pembangunan shelter di bagian atap TK/SD Islam Al Azhar tersebut, menyesuaikan dengan kondisi Kota Padang yang rawan dengan gempa dan tsunami. aDengan dibangunnya tangga-tangga darurat dan lantai atapnya dijadikan shelter, tentu akan ada rasa aman dan nyaman ketika orang tua murid melepas anaknya ke sekolah,a ujar Yusmadi
Keberadaan shelter di lantai atap gedung TK/SD Islam Al-Azhar itu nantinya tidak hanya untuk evakuasi siswa/siswi TK/SD Al-Azhar jika terjadi gempa yang diikuti dengan tsunami. Tetapi juga untuk masyarakat dan warga terdekat untuk menyelamatkan diri. Shelter tersebut bisa menampung sekitar 1000 warga.
Di bagian kiri gedung TK/SD Islam Al-Azhar tersebut dilengkapi dengan tiga buah tangga yang terhubung langsung dengan pintu masuk-keluar tiap-tiap lantainya dengan posisi sejajar gedung dan agak landai serta lebar. Dengan rancangan seperti itu, setelah beberapa kali diuji cobakan, kecepatan siswa/siswi lari menyelamatkan diri ke lantai atas semakin cepat bila di banding awal-awal selesainya pembangunan tangga tersebut.(**Indrawadi-Humas UBH)