Kamis, 26 Mei 2011
Universitas Bung Hatta
Ahli Genetika Ikan IPB Berikan Kuliah Umum di FPIK-UBH
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta (FPIK-UBH) menyelenggarakan kuliah umum "Pemanfaatan Ilmu Genetika Dalam Akuakultur", Kamis (27/5) di ruangan teater Fakultas Ilmu Budaya UBH. Kuliah umum tersebut di sampaikan oleh Peneliti Balai Riset Perikanan Budidaya Bogor,Dr.Ir.Restu Nugroho,M.MSc,
Menurutnya, akuakultur memegang peranan penting untuk mensuplai kebutuhan pangan masa depan. Saat ini perkembangan produksi budidaya perikanan sangat pesat dibanding sektor lainnya. Rekayasa genetik ikan cenderung merupakan alternatif pengembangan budidaya perikanan masa depan dengan pertumbuhan yang lebih cepat dari ikan alami dan penggunaan pakan yang lebih efisien sekitar 30%.
Ia menambahkan, budidaya perikanan yang beroperasi pada tahun 2015 akan menyediakan setengah dari seluruh pasokan ikan yang tersedia. Total permintaan dunia produk budidaya dan penangkapan perikanan diproyeksikan meningkat hampir 50 juta ton, dari 133 juta ton pada 1999/2001 menjadi 183 juta ton pada tahun 2015 (FAO).
Menurutnya lagi, ikan hasil rekayasa tidak akan mengancam populasi alami apabila masuk ke perairan umum karena ikan steril tidak dapat bereproduksi. Untuk mencapai ukuran pasar, ikan hasil rekayasa tumbuh dua kali lebih cepat dan mengkonversi pakan menjadi massa tubuh 10% - 30% lebih efisien dibanding ikan alami. Ia mencontohkan
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Fakultas Perikanan Mardius mengatakan, secara rutin pihak Fakultas mendatangkan ahli-ahli perikanan, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi dan pengusaha perikanan untuk memberikanan kuliah umum bagi mahasiswa FPIK-UBH, dengan tujuan untuk menimbulkan jiwa wirausaha dan semakin menyukai dunia perikanan. Sekitar 100 pesrta menghadiri kuliah umum tersebut yang berasal dari mahasiswa FPIK, mahasiswa prodi Biologi FKIP, Dinas Perikanan dan Kelautan, Balai Karantinan Ikan dan hadir juga pelajar dari SMK kelautan dan perikanan yang ada di Sumatera Barat