Fakultas
Bawaslu Padang Kunjungi Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Padang melakukan kunjungan silaturahmi dan temu ramah ke Fakultas Hukum (FH) Universitas Bung Hatta pada Kamis (9/7/2026).
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dengan dunia akademik, khususnya dalam mengawal proses demokrasi yang bersih dan berintegritas.
​Kedatangan rombongan Bawaslu Kota Padang disambut hangat oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Dr.Sanidjar Pebrihariati.R, S.H., M.H beserta Ketua Bagian Hukum Pidana, Dr.Desmal Fajri, S.Ag., M.H.di ruang Dekan FH Universitas Bung Hatta.
​Perwakilan Bawaslu Kota Padang, diwakili Rahmad Ramli, S.H.,M.H menyampaikan peran perguruan tinggi sangat krusial dalam memberikan edukasi hukum serta literasi politik kepada masyarakat.
Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis Bawaslu, terutama dalam melakukan kajian hukum pemilu serta mencegah terjadinya pelanggaran konstitusi di lapangan.
​"Sinergi dengan dunia kampus, khususnya Fakultas Hukum, adalah langkah krusial. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat fungsi pengawasan Bawaslu, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu hukum mereka secara nyata dalam mengawal demokrasi," ujar salah satu pimpinan Bawaslu Kota Padang ini.
​Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Dr.Sanidjar Pebrihariati.R, S.H., M.H menyambut baik inisiasi ini dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan kerja sama yang lebih konkret, seperti program magang mahasiswa, kuliah umum, kegiatan debat hukum hingga riset bersama terkait penegakan hukum pemilu.
​"Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta siap berkolaborasi mulai dari sosialisasi pengawasan partisipatif, penyediaan ahli di bidang hukum pemilu, hingga keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal jalannya pesta demokrasi. Tentunya demi terciptanya ekosistem pemilu yang jujur, adil, dan bernilai edukatif bagi generasi muda," ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) untuk penguatan tata kelola demokrasi dan penegakan hukum, serta kolaborasi antara lembaga negara dan perguruan tinggi dalam meningkatkan partisipasi publik dan pendidikan demokrasi.