Fakultas
Dosen Pindo Universitas Bung Hatta Ciptakan Inovasi Pembelajaran Tatabahasa Pedagogis Berbasis Android di SMAN 14 Padang.
Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta menciptakan inovasi pembelajaran Tatabahasa Pedagogis Berbasis Android bagi siswa SMAN 14 Padang pada 4 Agustus 2026.
Kegiatan ini dikemas melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengenai Optimalisasi Persiapan Masuk Perguruan Tinggi melalui Penerapan Tatabahasa Pedagogis Berbasis Android bagi Siswa SMA Negeri 14 Kota Padang.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim FKIP Universitas Bung Hatta yang terdiri atas Rio Rinaldi, S.Pd., M.Pd. sebagai ketua, bersama Dr. Yetty Morelent, M.Hum., Dr. Romi Isnanda, S.Pd., M.Pd., dan Risa Yulisna, S.Pd., M.Pd. Kegiatan juga melibatkan Nurafni, S.Pd., M.Pd. sebagai guru SMA Negeri 14 Padang.
Ketua Tim PKM Universitas Bung Hatta, Rio Rinaldi, S.Pd., M.Pd., mengatakan program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan akademik siswa kelas XII sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan smartphone sebagai media pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan dapat digunakan secara mandiri.
"Penguasaan bahasa Indonesia, khususnya tatabahasa akademik, merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi pendidikan tinggi," sebutnya.
Dikatakannya, kesiapan memasuki perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan siswa dalam menguasai materi pelajaran, tetapi juga oleh kemampuan mereka memahami dan menggunakan bahasa akademik secara efektif. Karena itu, tatabahasa perlu dipelajari dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakteristik dan kebiasaan belajar siswa saat ini.
Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran menjadi salah satu kekuatan utama program ini. Tatabahasa Pedagogis berbasis Android memberikan alternatif pembelajaran yang memungkinkan siswa mengakses materi secara lebih fleksibel sekaligus mendorong kebiasaan belajar secara mandiri.
“Kami ingin mengubah smartphone menjadi ruang belajar yang produktif. siswa diarahkan tidak hanya sebagai alat komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar, berlatih, dan mengevaluasi kemampuan berbahasa.
Melalui Tatabahasa Pedagogis berbasis Android, siswa dapat belajar secara lebih interaktif, melakukan latihan, dan memperoleh pengalaman belajar yang mendukung persiapan mereka memasuki perguruan tinggi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pembekalan mengenai literasi akademik, tatabahasa akademik Bahasa Indonesia, struktur kalimat efektif, ejaan Bahasa Indonesia, penyusunan paragraf akademik, serta penggunaan aplikasi Tatabahasa Pedagogis berbasis Android.
Materi juga dilengkapi dengan latihan soal sebagai bagian dari persiapan akademik siswa. Pelaksanaan kegiatan dirancang secara interaktif melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk langsung menggunakan aplikasi dan menerapkan materi yang dipelajari.
Program ini memberikan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) pada tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kompetensi literasi siswa.