Universitas
FKIP Universitas Bung Hatta Perkuat Implementasi Kurikulum OBE melalui Workshop Strategi Pembelajaran Program PPG
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta terus memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Penetapan Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran bagi Program PPG Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 Tahun 2026 yang berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang pada 7 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penguatan kurikulum berbasis luaran yang bertujuan menyelaraskan strategi pembelajaran dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL). Melalui workshop ini, para dosen dibekali pemahaman mengenai pemilihan pendekatan, model, dan metode pembelajaran yang efektif agar proses pembelajaran berorientasi pada pencapaian kompetensi calon guru secara optimal.
Dekan FKIP Universitas Bung Hatta, Dr. Yetty Morelent, M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum OBE tidak hanya ditentukan oleh penyusunan capaian pembelajaran yang baik, tetapi juga oleh kemampuan dosen dalam merancang strategi pembelajaran yang tepat.
"Outcome-Based Education menempatkan hasil belajar sebagai fokus utama. Oleh karena itu, setiap pendekatan, model, dan metode pembelajaran harus dirancang secara sistematis agar mampu mengembangkan kompetensi calon guru sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini maupun di masa depan," ujarnya.
Workshop menghadirkan Dr. Nofrion, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia membahas berbagai pendekatan pembelajaran inovatif, pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata kuliah, serta penerapan metode pembelajaran aktif (active learning) yang mendorong keterlibatan mahasiswa secara optimal dalam proses belajar.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan praktik penyusunan desain pembelajaran berbasis OBE. Melalui kegiatan ini, dosen didorong untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada penyampaian materi, tetapi juga mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan reflektif pada calon guru.
Workshop diikuti oleh lebih dari 70 dosen dari berbagai fakultas dan program studi di Universitas Bung Hatta, termasuk dosen Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pendidikan Kota Padang, sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan profesi guru.
Melalui workshop ini, Universitas Bung Hatta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru melalui penguatan desain pembelajaran yang selaras dengan prinsip-prinsip Outcome-Based Education. Hasil workshop diharapkan menjadi pedoman bagi para dosen dalam merancang proses pembelajaran yang inovatif, terukur, berpusat pada mahasiswa, serta mampu menghasilkan lulusan guru profesional yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Penyelenggaraan workshop ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan kompetensi calon guru, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan.