Kita Belum Berjaya di Laut Berita Terbaru
Senin, 03 Oktober 2011
Universitas Bung Hatta

Kita Belum Berjaya di Laut

Maraknya pencurian kekayaan laut, bagi Dr.Ir.Junaidi,MSi belum menunjukkan Indonesia belum berjaya sebagai negara maritim. Sudah saatnya Indonesia kembali menjadi negara maritim. Jika itu terwujud, kata Junaidi maka pencurian-pencurian kekayaan laut Indonesia bisa teratasi. Kenapa? Karena dalam konsep negara maritim, pertahanan laut yang diutamakan. Menurut Ketua Program Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautan (PSP2K) Universitas Bung Hatta ini menilai Indonesia belum sepenuhnya merdeka, terutama di sektor laut. Kepada Humas Universitas Bung Hatta pria yang akrab disapa Pak Jun ini mengatakan, prinsip negara maritim harus segera dikembalikan, baik dalam bentuk regulasi, kebijakan maupun peraturan. Ini berlaku mulai dari tingkat nasional sampai dengan daerah yang ada di perbatasan. aBanyak industri-industri maritim yang bisa digarap, dan itu sangat luar biasa. Saat ini baru hanya sekadar menangkap ikan, dan belum menjadi industrialisasi,a ujarnya lagi. Kita tahu bahwa Indonesia adalah negara maritim dan punya kapasitas kejayaan di laut, tetapi kejayaan tersebut bisa dikatakan laut terlupakan. aOrientasi kita membangun daratan. Padahal darat ini bagian dari kepulauan. Hubungan antara satu pulau dengan pulau lain tidak bisa lepas dari laut. Untuk masa depan, wajib segera membangun laut, dan kita tidak bisa mengingkari itu,a imbuhnya. Junaidi kembali mengingatkan, saat krisis Indonesia pada 1998, hampir semua sektor ambruk. Hanya sektor perikanan dan kelautan yang tumbuh secara positif. Tetapi terkesan terlihat pemahaman kita terhadap sektor kelautan sangat kecil. aPadahal orang lain memahami kita mempunyai potensi yang luar biasa, kok tidak bisa memanfaatkannya, dan mari membangun laut untuk membangkitkan kejayaan bangsa Indonesia dengan keseriusana ujar Junaidi mengakhiri.(**Indrawadi-Humas UBH)