Laporan Lapangan KKN-PPM UBH : Pertunjukan Layar Tancap Mahasiswa KKN-PPM UBH, Tarik Minat Masyarakat. Berita Terbaru
Sabtu, 20 Agustus 2011
Universitas Bung Hatta

Laporan Lapangan KKN-PPM UBH : Pertunjukan Layar Tancap Mahasiswa KKN-PPM UBH, Tarik Minat Masyarakat.

Usai melaksanakan taraweh, mahasiswa UBH yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pada Masyarakat (KKN-PPM) di Kenagarian Tanjung Bonai, Kec.Lintau Buo Utara, Tanah Datar, melakanakan salah satu program kegitan mereka dengan pertunjukkan layar tancap. Dengan berbagai pertimbangan mereka memilih Film Malaysia aPondok Buruka yang bertemakan pendidikan, kedurhakaan seorang anak dan kesetian seorang istri. Lokasi yang strategis dan waktu yang tepat, benar-benar efektif, terbukti dengan membludaknya warga yang dating untuk menyaksikannya. Menurut Ayu Anggraini, dalam laporanya melalui akun Facebook Posko KKN-PM Universitas Bung Hatta 2011, sejumlah mahasiswa tersebar di berbagai sudut sesuai tugasnya masing-masing, baik sebagai operator laptop dan LCD Proyektor maupun mengatur sekaligus menemani puluhan anak-anak yang ikut menyaksikan pertunjukan itu. Menurutnya lagi, pemilihan film negeri jiran Film yang berasal dari negeri jiran Malaysia itu berjudul Pondok Buruk. Membaca judulnya saja mungkin akan akan membawa kita ke dalam pemaknaan sebuah tempat tinggal yang kumuh. Tetapi film Pondok Buruk bukan sekedar tontonan biasa, tetapi syarat dengan pendidikan dan pembelajaran. Film itu mengisahkan tentang kemiskinan yang menjadi keseharian dua manusia tua di sebuah desa. Anak-anaknya merantau ke kota dan mencapai keberhasilan. Mereka sukses, sejahtera, dan bahagia. Sayangnya, ketika keberhasilan telah berhasil mereka raih, mereka larut dalam kefoya-foyaan hingga melupakan orang tuanya di kampung halaman. Ia menambahkan, Film yang bedurasi satu jam lebih itu mendapat perhatian yang antusias dari masyarakat, banyak diantara mereka yang berurai air mata usai menontonnya. Begitupun para mahasiswa tampak puas melihat penonton terbawa haru dan larut dengan film tersebut. Satu persatu pun para warga meninggalkan lokasi. Para mahasiswa dibantu sejumlah pemuda mengemasi peralatan. Ketika semua sudah bersih, salah seorang tokoh masyarakat menemui mahasiswa dan berkata aAdiak-adiak mahasiswa Bung Hatta kami mengucapkan terima kasih atas hiburan yang telah adik-adik mahasiswa berikan. Warga kami tampak senang. Filmnya juga mendidik.a, ujar Ayu menirukan ucapan tokoh masyarakat tersebut. Ayu dan teman-temannya pun terhenyak dan senang dengan kesan dari warga tersebut. aFilm ini sudah yang kali ketiga kami putarkan, dan akan kami putarkan juga di Jorong lain di Kenagarian Tanjung Bonai, di Jorong-jorong lokasi kami ber-KKNa ujar Ayu lagi mengakhiri saat dihubungi via ponselnya. (Indrawadi-Humas UBH).