Berita Terbaru
Minggu, 10 April 2011
Universitas Bung Hatta
Lustrum VI, UBH Beri Pengobatan Gratis di Aia Pacah
Merayakan lustrum VI, 30 tahun Universitas Bung Hatta (UBH) lakukan pengobatan gratis di Aia Pacah, lokasi pembangunan Kampus II UBH, Sabtu (9/4). Kegiatan yang dipusatkan di areal pembangunan kampus II itu diikuti sekitar 150 warga masyarakat. Sejumlah dokter dari Klinik Rahmi Hatta serta mahasiswa dari KSR-PMI Proklamator UBH ikut aktif dalam kegiatan tersebut.
Ketua Panitia Lustrum VI UBH Antoni, S.E., M.E, Ph.D di dampingi Koordinator kegiatan, Prof.Dr. M.Amri,MP, mengungkapkan bahwa pengobatan gratis merupakan salah satu bentuk dari program pengabdian masyarakat dalam memperingati 30 tahun Universitas Bung Hatta. Dengan melibatkan 2 orang dokter dari Klinik Rahmi Hatta adalah bentuk nyata dari bentuk pengabdian pada masyarakat Perguruan Tinggi dan Klinik Rahmi Hatta dengan mengandeng unit kegiatan mahasiswa KSR-PMI Proklanator dan merupakan pertama kali di lakukan di Aia Pacah, daerah pembangunan kampus II.
Amri menambahkan, terkait pengabdian masyarakat, pada lustrum VI kali ini, UBH juga melakukan bedah rumah milik Timah (80 th) yang pengerjaanya sudah hampir selesai, dan direncanakan tanggal 20 April nanti akan diserahkan kunci.
Menurutnya lagi, dipilihnya rumah Ibu Timah ini setelah tim survey mendapatkan rekomendasi dari Kelurahan dan Ketua LPPM. Kondisi rumahnya sangat jauh dari layak, bagian belakang tanpa dinding, atapnya sudah bocor dimana, serta dari sisi kesehatan pun sangat jauh, tanpa kamar mandi apalagi dapur.
Ibu Timah itu sendiri, seorang ibu tua miskin yang sangat sulit dalam menjalani hidupnya sehari-hari. Himpitan ekonomi yang teramat berat membuat rumahnya sangat tidak layak untuk dihuni. Sehari-hari ia menempati rumah tersebut dengan 2 orang cucunya Timo (40) tahun dan seorang anak kecil yang sehari-harinya sebagai pengembala kambing dan buruh kebun serabutan.
Dari rekam medis yang berhasil dihimpun seusai kegiatan, Dr. Syarifuddin Alun dari Klinik Rahmi Hatta mengatakan, diketahui bahwa keluhan warga Aia Pacah sekitar pembangunan Kampus II adalah infeksi saluran pernafasan, Rematik, Diare, otot dan persendian serta masalah pencernaan. aPengobatan ini berlaku untuk semua orang dan semua umur. Rata-rata warga yang datang menderita penyakit umum, seperti batuk, pilek, linu-linu, sakit gigi, dan sebagainya.a ujar nya lagi.
Pengobatan gratis itu dijadwalkan dari pukul 09.00 Wib hingga pukul 13.00 WIB. Setiap warga yang datang berobat selain mendapatkan obat-obat, panitia juga menyediakan makanan-makanan ringan.
aNamun, karena banyak warga yang masih ingin berobat, ya masih tetap kami layani. Bahkan obat-obat yang sudah dirapikan dan dimasukkan ke dalam ambulan, kami keluarkan kembali, ada sekitar 150 orang lebih yang datang berobat kesini,a tambah Rini, salah seorang relawan KSR-PMI Proklamator UBH.(**Indrawadi)