Berita Terbaru
Jumat, 25 Maret 2011
Universitas Bung Hatta
Lustrum VI UBH, Dengan Bedah Rumah dan Penanaman 1000 Pohon
Dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat, JumaTMat (24/3) segenap jajaran pengurus yayasan, pimpinan, dosen, staf serta mahasiswa Universitas Bung Hatta melaksanakan kegiatan bakti sosial abedah rumaha dan gerakan penanaman 1000 pohon di areal pembangunan kampus II Aia Pacah. Kegiatan itu merupakan awal rangkaian acara Lustrum VI, 30 Tahun Universitas Bung Hatta.
Lounching rangkaian acara itu ditandai dengan penanaman 1000 pohon secara simbolis oleh Walikota Padang Dr.H.Fauzi Bahar,MS, di ikuti oleh Kepala Bapedalda Padang Dr. Indang Dewata, M.Si, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar H. Mahmuda Rivai, SE MM, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr.Fachri Ahmad,Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri serta jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Bung Hatta.
Walikota Padang Fauzi Bahar dalam sambutanya mengatakan, Universitas Bung Hatta telah secara aktif dalam mendukung pembangunan kota Padang dengan konsep hijau, dalam pandangannya, areal kampus II UBH seluas 25 hektar tersebut agar dibangun dengan rasio antara Ruang Terbangun dengan Ruang Terbuka Hijau sekitar 35:36 persen. Menurutnya, perbandingan itu sangat ideal dalam konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Sementara itu Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS mengatakan,sebagian areal kampus akan berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau yang akan ditanami dengan berbagai macam tanaman, mulai dari pohon pelinduang hingga pohon-pohon produktif seperti mangga,durian dan coklat hingga pohon mahoni.
aKeberadaan jenis-jenis tanaman tersebut menyebar di seluruh areal kampus, yang disesuaikan dengan fungsi tanaman masing-masing seperti kawasan arboretum, jalur peneduh, jalur median jalan, dan kawasan parkir, serta sebagai tanaman untuk memperindah bentuk-bentuk bangunan gedung yang adaa ujar Hafrijal lagi.
Rumah Timah akan dibedah
Adalah Ibu Timah (80th), sekitar 500 meter dari areal pembangunan kampus II UBH yang rumahnya akan dibedah oleh Universitas Bung Hatta menjadi rumah sehat dan layak huni.
Dipilihnya rumah Ibu Timah ini setelah tim survey mendapatkan rekomendasi dari Kelurahan dan Ketua LPPM. Kondisi rumahnya sangat jauh dari layak, bagian belakang tanpa dinding, atapnya sudah bocor dimana, serta dari sisi kesehatan pun sangat jauh, tanpa kamar mandi apalagi dapur.
Ibu Timah itu sendiri, seorang ibu tua miskin yang sangat sulit dalam menjalani hidupnya sehari-hari. Himpitan ekonomi yang teramat berat membuat rumahnya sangat tidak layak untuk dihuni. Sehari-hari ia menempati rumah tersebut dengan 2 orang cucunya Timo (40) tahun dan seorang anak kecil yang sehari-harinya sebagai pengembala kambing dan buruh kebun serabuta. Keadaan Timo sendiri pun sangat memprihatinkan.
Timo tidur dibagian belakang rumah yang tanpa dinding, disana juga terdapat kandang ayam dan peralatan dapur seadanya, tidurpun hanya ber-alaskan tikar tua yang sudah lusuh dan lapuk, sementara Ibu Timah di bagian depan, dinding kamarnya hanya ditutupi papan-papan yang sudah lapuk, beralaskan tikar kusam, tanpa kasur dan bantal.
Menurut Wakil Rektor II UBH, Dr.Eni Kamal,MSc, untuk bedah rumah itu pihak Yayasan dan Universitas telah menganggarkan dana Rp.15 Juta, namun dengan dana sebesar itu ia berharap juga adanya bantuan dana-dana lain dari berbagai pihak yang ingin membantu, agar rehap rumah ibu Timah tersebut bisa lebih baik, dan sehat.
Bak gayung bersambut, disela-sela peninjaua rumahyang akan dibedah tersebut, pihak Pemda Kota Padang, telah menyatakan kesediaannya untuk membantu dalam hal perabotan rumah tangganya. Sementara di saat presentasi tim survey tentang kondisi rumah tersebut, secara spontan beberapa jajaran pimpinan di UBH telah menyatakan kesediaan untuk membantu, baik berupa dana atau hal lainnya.
Antoni, S.E., M.E, Ph.D., ketua pelaksana Lustrum VI UBH mengatakan, pengerjaan rumah itu akan dimulai hari Minggu, yang pengerjaannya akan diserahkan melalui tukang-tukang dari masyarakat sekitar yang diawasi oleh tim teknis dari Universitas Bung Hatta.
aRangkaian acara lain dalam memeriahkan Lustrum VI UBH, berupa kegiatan olah raga, futsal, seminar nasional, gerak jalan santai, tenis, bulutangkis serta berbagai event lain yang berlangsung sampai dengan September 2011 nantia, ujarnya mengakhiri.(**Indrawadi)