Lewati ke konten utama
Magister Pendidikan Dasar Universitas Bung Hatta Dampingi Guru KKG Arafah Kubung mplementasikan Understanding by Design Fakultas
Kamis, 13 Agustus 2026
Ubay

Bagikan:

Magister Pendidikan Dasar Universitas Bung Hatta Dampingi Guru KKG Arafah Kubung mplementasikan Understanding by Design

Program Studi Magister Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Understanding by Design (UbD) dalam Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembelajaran Guru SD bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Arafah, di SDN 11 Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok pada 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 94 guru dan dihadiri 11 kepala sekolah yang tergabung dalam KKG Arafah Gugus IV Kecamatan Kubung. KKG Arafah menaungi guru dari 11 Sekolah Dasar Negeri. Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama sekaligus forum berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan nyata yang dihadapi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.

Ketua KKG Arafah, Desi Dwisetiarezi, S.Pd.I., M.Pd., sekaligus mewakili forum kepala sekolah dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pengembangan kompetensi guru serta pentingnya guru untuk terus meningkatkan kapasitas profesional melalui kegiatan pelatihan maupun pendidikan lanjut.

Ia juga mendorong dan mengajak para guru anggota KKG Arafah untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister di Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bung Hatta dengan pertimbangan pengalaman pribadinya ketika menempuh pendidikan magister di Universitas Bung Hatta yang ia selesaikan selama 5 semester.

Dr. Syukma Netti, S.Pd., M.Si., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bung Hatta sekaligus narasumber menyebutkan, kegiatan diselenggarakan bersama dengan tim dosen antara lain Dr. Syofiani, M.Pd.; Prof. Dr. Erman Har, M.Si.; Dr. M. Nursi, M.Si.; Dr. Hendrizal, S.IP., M.Pd.; dan Dr. Hidayati Azkiya, M.Pd. dan juga mahasiswa Athaya Dea Aidila serta Nia Permita Sari.

Disebutkan juga bahwa, materi pelatihan difokuskan pada implementasi Understanding by Design (UbD) dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran guru sekolah dasar. Melalui pendekatan ini, guru diajak untuk melihat kembali proses perencanaan pembelajaran dengan memulai dari tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, menentukan bukti yang menunjukkan ketercapaian tujuan tersebut, kemudian merancang pengalaman belajar yang mampu mengantarkan peserta didik mencapai pemahaman yang diharapkan.

Dalam pemaparan materinya, Dr. Syukma Netti menekankan bahwa pembelajaran mendalam tidak cukup diwujudkan hanya dengan mengganti istilah, format, atau perangkat pembelajaran.

Disampaikan juga, bahwa guru perlu memahami secara mendalam konten yang diajarkan dan merancang aktivitas yang benar-benar melibatkan proses berpikir peserta didik. Guru juga didorong untuk memberi ruang yang lebih besar kepada peserta didik untuk berpikir, mengemukakan alasan, membangun pemahaman, dan menggunakan pengetahuan yang diperolehnya dalam berbagai situasi.

Salah satu persoalan yang dibahas adalah masih ditemukannya pembelajaran yang menjelaskan konsep secara intuitif dan langsung memberikan prosedur kepada peserta didik. Kondisi tersebut dapat menyebabkan siswa mampu mengikuti langkah penyelesaian suatu persoalan, tetapi belum tentu memahami konsep dan alasan di balik prosedur yang digunakan. Akibatnya, pembelajaran menjadi kurang bermakna dan sulit berkembang menjadi pembelajaran yang mendalam.

Selama penyampaian materi, dan diskusi berkembang dari pengalaman nyata guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran di kelas. Relevansi materi dengan persoalan yang mereka hadapi membuat sesi pelatihan berlangsung interaktif, terutama ketika membahas bagaimana mengubah pembelajaran yang selama ini cenderung berorientasi pada penyampaian materi dan prosedur menjadi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun pemahamannya.

Usai penyampaian materi, di sepakati dan ditandatangani perjanjian kerjasama antara Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bung Hatta dan KKG Arafah Kecamatan Kubung untuk memperkuat kolaborasi kelembagaan antar lembaga dan menjadi landasan bagi kedua pihak untuk mengembangkan kegiatan secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan profesional guru, pengabdian kepada masyarakat.

Kesepakatan tersebut meliputi antara lain kolaborasi mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar, pelatihan dan pendampingan implementasi UbD sebagai bentuk dari komitmen dan sinergi Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bung Hatta dalam memperkuat perannya sebagai mitra guru dan sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang semakin bermakna dan berkualitas bagi peserta didik dan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah.