Berita Terbaru
Jumat, 10 Februari 2006
Universitas Bung Hatta
Mahasiswa Arsitek University Kebangsaan Malaysia,Teliti Arsitektur Bangunan Minangkabau
Sebanyak 44 orang mahasiswa jurusan arsitektur University Kebangsaan Malaysia (UKM) Jumat (10//2/2006) berkunjung ke Universitas Bung Hatta, mereka akan berada di Sumbar selama tujuh hari (10 s/d 17), untuk melihat dari dekat seni arsitektur tradisional Minangkabau serta sejumlah bangunan-bangunan tua bersejarah yang ada di daerah ini.
Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Yunazar Manjang, ketika menyambut lawatan akademik, Kerja Tapak dan Khidmat Masyarakat, jurusan Seni Bina University Kebangsaan Malaysia mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan mahasiswa UKM ini.
“Ini merupakan salah satu bentuk kerjasama Universitas Bung Hatta dengan University Kebangsaan Malaysia, sekaligus merupakan kunjungan balasan Rektor Universitas Bung Hatta sebelumnya ke UKM beberapa waktu lalu.”
Sementara dosen Teknik Arsitektur DR. Ir. Eko Alvares Z, MSA, IAI kepada koran ini menjelaskan, kunjungan mahasiswa UKM yang diketuai Prof. Dr. Mohammad Fauzi H.. Mohd. Zain selain akan mengunjungi beberapa bangunan tua dan bersejarah, mereka juga mencari studi-studi penelitian yang serumpun.
“Ada dua bagian besar yang ingin mereka pelajari di Sumatra Barat, pertama kota-kota bersejarah yang ada di Padang dan Bukittinggi serta kampung-kampung dan nagari yang memiliki nilai arsitektur bangunan tradisional yang mengandung nilai sejarah.”
Karena itu, katanya, selama satu minggu mereka akan kita suguhkan dengan suasana yang asli, seperti lingkungan rumah gadang mandi di pincuran persawahan, seperti Rao-rao Batusangkar (Kabupaten Tanah Datar), Koto Gadang, Padang Panjang, Solok, Maninjau, kawasan kota lama yang ada di Padang dan Bukittinggi.
“Kunjungan mahasiswa arsitek UKM ke Sumbar ini sebenarnya mencontoh dari apa yang telah yang sudah dilakukan Universitas Bung Hatta sebelumnya,’’ ungkap Eko.
Disisi lain Eko juga menyampaikan, bahwa saat ini Universitas Bung Hatta saat ini sedang mencoba membangun sebuah penelitian besar bahwa dibidang arsitektur Minangkabau, karena sebenarnya arsitektur tradisional Minangkabau merupakan laboratorium yang luar biasa untuk bidang arsitektur. “Ini adalah sebuah cita cita, dimana suatu saat nanti orang akan datang dan belajar tentang arsitektur tradisional Minangkabau ke Universitas Bung Hatta, Karena itu saat ini Universitas Bung Hatta tengah membangun jaringan dan melengkapi data untuk mengujudkan hal tersebut,” kata Eko Alvares.
Tampak hadir dalam acara ramah-tamah tersebut, pembantu rektor, dekan dan sejumlah pejabat struktural di lingkungan Universitas Bung Hatta.