Berita Terbaru
Sabtu, 19 Mei 2007
Universitas Bung Hatta
Mahasiswa FTI-UBH Rancang Prototype Alat Penyulingan Minyak Nilam
Proses penyulingan secara manual akan segera tergantikan dengan alat penyulingan nilam otomatis rancangan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta.
Alat tersebut terbukti lebih efisiensi biaya, waktu dan hasil dibandingkan dengan mesin manual. Adalah Muhammad Jhoni bersama Wildra Erizon mahasiswa angkatan 2001 Jurusan Teknik Elektro dalam rangka tugas akhirnya, merancang mesin pengontrolan secara otomatis pemanasan dan pembuangan material pada proses penyulingan minyak nilam.
Menurut Jhoni yang ditemui ketika pameran FTI di Kampus III UBH Gunung Pangilun, saat ini proses penyulingan minyak nilam manual, membutuhkan waktu lama, proses rumit serta efisiensinya rendah.
Hal ini katanya karena dalam proses penyulingan minyak nilam masih menggunakan kayu sebagai bahan bakar pemanasan air untuk mendapatkan penguapan. Untuk memudahkan proses penyulingan, Jhoni merancang mesin penyulingan minyak nilam dengan sistem pengendali logika terpadu (programmable logic controler) yang lebih populer dengan istilah PLC sebagai sistem pengendali proses penyulingan minyak nilam.
aDengan sistem PLC tersebut, pengontrolan penyulingan minyak nilam tersebut dapat bekerja dengan optimal dan efisien,a terang Jhoni bersama Hidayat ST MT sebagai pembimbing I dan Dr Dirman Hanafi MT, sebagai dosen pembimbingnya.
Jhoni mengatakan alat yang dirancanagnya membutuhkan 2 buah sensor magnet, 4 buah limit switch, 3 buah tombol push button, 2 buah motor dan 1 buah pompa air sebagai proses pendingin pada saat penyulingan.aDalam pengontrolan proses penyulingan minyak nilam dengan sistim PLC ini dibutuhkan waktu sekitar 10 a" 15 menit untuk mencapai suhu 95 derajat celcius,a katanya.
Sedangkan untuk pembuangan material nilam, lanjut Jhoni akan digunakan motor yang lebih efisien untuk pengembangan rancangan-rancangan selanjutnya agar alat tersebut dapat berfungsi seperti yang diinginkan dan dapat dipergunakan pada skala industri ramah tangga dan industri besar. sumber :(abk-padangekspres.co.id)