Pembangunan Kampus II UBH di Aia Pacah Gunakan Pondasi Tiang Berita Terbaru
Senin, 31 Januari 2011
Universitas Bung Hatta

Pembangunan Kampus II UBH di Aia Pacah Gunakan Pondasi Tiang

Pembangunan gedung-gedung di kampus baru Universitas Bung Hatta di kawasan Padang By Pass Padang menggunakan pondasi tiang untuk meminimalkan terjadinya penurunan bangunan dalam mengatasi terjadinya pengaruh gempa. Menurut Ir.Hendriwarman, MSCE Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta, penggunaan konstruksi pondasi tiang tersebut sebagai antisipasi terhadap kerawanan gempa di kota Padang, sehingga bangunan-bangunan kampus akan lebih tahan bencana gempa, diruang kerjanya Senin (30/1). Ia menambahkan, keuntungan penggunaan pondasi tiang ini adalah memaksimalkan daya dukung pondasi khususnya pada ujung, walaupun friksinya sangat kurang atau kecil serta tidak ada sama sekali. Konstruksi pondasi itu dipilih karena lokasi pembangunan kampus II UBH di atas lahan dengan kontur tanah lunak dengan 'leveling' muka air tinggi atau sama dengan muka tanah asli. Pemilihan pengggunaan pondasi tiang itu, setelah tim melakukan survey dan penyelidikan tanah (boring dan sondering ) dari beberapa lokasi dapat disimpulkan jenis tanah adalah tanah lempung dan lanau lunak. Disamping itu, kawasan kampus juga merupakan daerah tampungan air, sehingga apabila musim hujan ketinggian air akan cepat naik, tambahnya. Atas pertimbangan kampus ramah akan bencana, maka dalam pembangunan kampus baru UBH memperhatikan kondisi tanah lahan untuk itu, perencanaan bangunannya lebih cenderung untuk menggunakan pondasi dalam/pondasi tiang (deep foundation). a Dengan pondasi tiang akan meminimalkan terjadinya penurunan bangunan serta baik untuk mengatasi pengaruh gempaa ujarnya lagi Pembangunan kampus baru UBH telah dimulai sejak April 2010 yang nantinya akan menampung perkembangan jumlah mahasiswa dan kegiatan akademis serta terkait antisapsi kerawanan bencana tsunami. Rektor UBH, Prof Dr Ir Hafrijal Syandri, M.S menjelaskan, pembangunan kampus baru dilakukan di lahan seluas sekitar 10 hektar itu akan menghabiskan dana untuk tahap pertama mencapai Rp43,33 miliar. Pada pembangunan tahap pertama I dibangun satu blok meliputi tiga bangunan, meliputi bangunan dekanat dengan biaya Rp10,88 miliar, bangunan dekanat II dengan dana Rp12,53 miliar dan bangunan laboratorium dengan anggaran Rp12,53 miliar.. Menurut dia, pembangunan kampus Padang By Pass ini secara keseluruhan ditargetkan selesai pada 2020 dan diharapkan dapat menampung jumlah mahsiswa dan kegiatan akademis yang diproyeksikan meningkat dalam sepuluh tahun ke depan. Ia menyebutkan, diproyeksikan pada tahun 2020 jumlah mahasiswa UBH mencapai 11.470 orang meningkat dari 8.584 orang yang terdaftar saat ini. Universitas Bung Hatta merupakan perguruan tinggi swasta terbesar di Sumatra bagian tengah yang berdiri sejak 1981. Jumlah mahasiswa UBH saat ini 8.584 orang yang kuliah pada tujuh fakultas dengan 29 program studi.(** Indrawadi)