Rabu, 21 Maret 2012
Universitas Bung Hatta
Pembangungan Kampus II UBH Libatkan Tenaga Kerja Lokal dan Jawa
Pembangunan gedung ke-5 berlantai III Kampus II UBH Jl.By Pass Aia Pacah melibatkan sekitar seratus lima puluhan tenaga kerja, di antaranya didatangkan dari Pulau Jawa dan tenaga kerja lokal di wilayah setempat.
Koordinator Pelakasana PT.Adiguna Mandiri Donal Simanjuntak, Rabu(21/3) mengatakan, pengerjaan proyek pembangunan gedung ke-5 tersebut sudah berjalan sejak pertengahan Februari lalu, secara bertahap melibatkan sekitar 150 tenaga kerja.
"Mereka akan dipilih yang memenuhi standar untuk dipekerjakan dalam proyek dan kami juga berkomitmen kepada tenaga kerja lokal dan semua tenaga kerja yang terlibat di asuransikan," jelasnya.
Ia menambahkan saat ini tenaga kerja yang terlibat masih banyak pada tahap konstruksi seperti tukang besi, tukang kayu dan lainnya, dan nantinya akan banyak terlibat lagi tukang-tukang lain untuk arsitektur, interior maupun tukang cat.
Sementara itu, Ir.Khadavi,ST MT, koodinator pengelola pembangunan kampus II UBH mengatakan, ditargetkan akhir Juli 2012, gedung tersebut sudah bisa di funngsikan, sesuai dengan kontrak kerja dengan pelaksana proyek 180 hari kalender.
"Gedung berlantai III tersebut direncanakan untuk dekanat, laboratorium, dan sarana perkuliahan mahasiswa baru," imbuh Khadavi.
Ia menambahkan, pembangunan gedung-gedung di kampus baru Universitas Bung Hatta di kawasan Padang By Pass Padang menggunakan pondasi tiang untuk meminimalkan terjadinya penurunan bangunan dan ramah gempa.
Menurut dia, konstruksi pondasi ini dipilih juga karena bangunan kampus II UBH merupakan tanah lunak dengan 'leveling' muka air tinggi atau sama dengan muka tanah asli. aAtas pertimbangan kampus ramah akan bencana, maka dalam pembangunan kampus baru UBH memperhatikan kondisi tanah lahan untuk itu, perencanaan bangunannya lebih cenderung untuk menggunakan pondasi dalam/pondasi tiang (deep foundation)a, ujar Khadavi menambahkan. (**Indrawadi-humas UBH)