Pendidikan Karakter Bangsa, Butuh Keteladanan Berita Terbaru
Selasa, 06 Desember 2011
Universitas Bung Hatta

Pendidikan Karakter Bangsa, Butuh Keteladanan

Sebanyak 103 orang mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah kopertis X mengikuti Pelatihan Pendidikan Karakter Bangsa yang berasal dari 3 PTS asal Jambi dan 27 PTS/Sekolah Tinggi se-Sumatera Barat. Ketua Pelaksana Ir.Maseriza, dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegitan itu digelar Universitas Bung Hatta bekerjasama dengan Kopertis X yang di biayai oleh DIKTI, selama dua hari 6-7 Desember di Aula Balairung Caraka, Kampus I UBH Ulak Karang.Selama pelatihan peserta juga akan di dampingi 13 orang fasilitator yang semuanya berasal dari staf pengajar UBH. Sementara itu, Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Hafrijal Syandri,MS dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, pendidikan mempunyai peran penting dalam memperkuat jati diri dan karakter bangsa. Pendidikan karakter tidak akan berhasil jika hanya retorika. Suksesnya pendidikan karakter butuh keteladanan. "Kita sering membicarakan karakter bangsa, tetapi hanya sebatas retorika, tetapi akhir-akhir ini hal itu sudah tidak tercermin lagi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dari pemimpin bangsa. Padahal, pendidikan karakter itu efektif dengan keteladanan," papar Hafrijal Syandri. Ia juga mengatakan, iman, takwa, akhlak mulia dan budi pekerti adalah karakter asli bangsa Indonesia. Namun sayang akhir-akhir ini karakter bangsa sudah mulai pudar dalam kehidupan masyarakat. aOleh karenanya, tugas para pendidik baik di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi begitu berat dalam upaya meluruskan dan membangun kembali karakter bangsa pada anak didiknyaa ujar Hafrijal lagi. Pembicara lainnya adalah Prof. Dr. Damsar dengan makalahnya aKebijakan Pendidikan Karakter Bangsaa. Menurutnya, UU Sisdiknas No 20 pasal 3 menyebutkan, aPendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawaba. Ia juga mengatakan, pendidikan budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui pendidikan nilai-nilai atau kebajikan yang menjadi nilai dasar budaya dan karakter bangsa. Kebajikan yang menjadi atribut suatu karakter pada dasarnya adalah nilai. aOleh karena itu pendidikan budaya dan karakter bangsa pada dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia, agama, budaya, dan nilai-nilai yang terumuskan dalam tujuan pendidikan nasionala, imbuh Damsar. Pembicara lain yang akan mengisi kegiatan pelatiahan tersebut adalah Dr.Ir.Illah Sailahi, dengan topik Kebijakan Pemerintah tentang Pengembagan Karakter Mahasiswa. Prof.Dr. Fachri Ahmad,M.Sc akan membawakan materi Peranan Pendidikan Tinggi dalam Membangun Karakater Mahasiswa. Dr.Eko Alvares.Z.MSA menyampaikan materi tentang Karakter Bung Hatta. Selain itu, Prof.Dr.Prayitno,M.Sc.Ed akan memberikan materi Pengembangan,Pengahayatan dan Pengamalan Nilai-Nilai Karakter Cerdas, serta Dra.Susi Herawati,M.Pd juga akan menyampaikan materi tentang Pengembangan Soft Skill Mahasiswa.(**Indrawadi-Humas UBH)