Berita Terbaru
Kamis, 10 November 2005
Universitas Bung Hatta
SAMBUTAN REKTOR PADA UPACARA WISUDA KE 42 TAHUN 2005
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera
Pada hari yang penuh rahmat ini marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, atas izin dan rahmatNya hari ini Sabtu 12 Nopember 2005 kita semua dapat berkumpul dalam suasana yang sangat berbahagia untuk bersama-sama mengikuti acara Sidang Terbuka Senat Universitas Bung Hatta dengan acara tunggal Wisuda Sarjana, Diploma dan Akta IV pada tahun akademik 2005/2006
Pada hari ini Universitas Bung Hatta kembali dapat mempersembahkan lulusannya dengan mewisuda sebanyak 1.521 lulusan yang terdiri dari 3 lulusan M.Si, 1.388 lulusan bergelar Sarjana (S1) 74 lulusan bergelar Ahli Madya (D3) dan 52 lulusan Akta Mengajar IV. Lulusan yang diwisuda pada hari ini berasal dari 7 fakultas di lingkungan Universitas Bung Hatta. Dengan demikian sampai dengan wisuda angkatan 42 ini Universitas Bung Hatta telah menghasilkan alumni sebanyak 27.889 orang.
Kepada para wisudawan, atas nama pribadi, pimpinan dan atas nama seluruh sivitas akademika Universitas Bung Hatta, saya mengucapkan selamat atas diwisudanya saudara-saudara pada hari ini. Ucapan selamat juga disampaikan juga kepada seluruh keluarga, orang tua dan wali atas kesuksesan yang saudara peroleh ini. Dengan gelar akademik yang saudara raih ini, saudara telah memiliki kesempatan lebih banyak untuk dapat berkiprah, meniti karir dan menatap masa depan yang lebih baik serta berperan aktif dalam membangun bangsa dan negara tercinta ini
Koordinator Kopertis, Anggota Senat, para Guru Besar, orang tua/wali para Wisudawan dan hadirin yang berbahagia.
Menghadapi abad 21 mendatang pendidikan memikul misi yang sangat berat dan strategis yaitu mempersiapkan pendidik agar memiliki kesiapan menangani permasalahan dan tantangan pada abad yang akan datang mencarikan jalan keluar terhadap perubahan-perubahan sebagai akibat arus informasi dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Pendidikan menjadi wahana strategis untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang bermutu yang mampu hidup dan bersaing dalam dunia global dan dalam konteks Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) itu sendiri.
Sejalan dengan itu pendidikan di Universitas Bung Hatta sesuai visi dan misinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional bertanggung jawab dan produktif.
Dari tujuan pendidikan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada tiga dimensi atau aspek kehidupan yang dibina dan dikembangkan oleh pendidikan khususnya pada Universitas yang kita cinta ini yaitu (1) spiritual atau Imtaq (keimanan, ketaqwaan, berbudi pekerti luhur), (2) dimensi budaya kepribadaian, mandiri, tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan), (3) dimensi kecerdasan (cerdas, kreatif, terampil disiplin, etos kerja profesional, produktif).
Disisi lain pembangunan pada hakekatnya adalah suatu proses transformasi dari suatu keadaan pada keadaan lain yang mendekati tatanan yang dicita-citakan. Dalam proses transformasi tersebut ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu kesinambungan (continuity) di satu pihak, dan perubahan pada pihak lain. Kesinambungan saja yang dipertahankan ( yang mengimplikasikan terpeliharanya keteraturan ) akan membuat objeknya bersifat statis, karena ia akan cenderung resisten terhadap perubahan dan bahkan tertutup terhadap gagasan-gagasan baru yang datang, yang justru diperlukan dalam pencapaian tujuan. Di pihak lain perubahan saja tanpa kesinambungan akan mengakibatkan suatu objeknya kehilangan jati dirinya oleh karena itu kita harus mampu menciptakan pertimbangan dan keselarasan antara keduanya.
Misalnya tekad untuk menjadikan masyarakat industri yang maju dan kuat dimasa depan, menuntut komitmen dan karya nyata lembaga pendidikan. Perlu disadari bahwa pendidikan akan sangat menentukan masa depan bangsa karena semua kegiatan yang produktif, akan memanfaatkan keluaran dari sistem pendidikan. Agar para lulusan kita dapat berkontribusi secara optimal dalam dunia kerja perlu rencana strategi penyelenggaraan pendidikan yang terkait dan sepadan dengan kebutuhan (link and match) seperti apa yang dicanangkan Prof. Dr. Ing Wardiman Djojonegoro pada waktu beliau menjabat Menteri Pendidikan Republik Indonesia.
Manusia yang beriman dan bertaqwa secara objektif diperlukan karena dalam dirinya terkandung nilai-nilai yang kondusif bagi terciptanya masyarakat yang maju dan nilai-nilai yang protektif bagi berbagai dampak negatif pembangunan dan kemajuan. Manusia yang maju dan mandiri secara objektif diperlukan dalam rangka pembinaan ketahanan diri guna menjamin tetap terlaksananya kegiatan-kegiatannya. Kemajuan dan kemandirian adalah hal-hal yang diperlukan bagi ketangguhan dan keuletan seseorang untuk memenuhi tuntutan kehidupannya. Kemandirian inilah modal untuk tetap survive dan unggul dalam percaturan baik lokal maupun internasional. Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa sumberdaya yang berkualitas yang dihasilkan oleh Universitas Bung Hatta diharapkan dapat memenuhi empat kompetensi, yaitu:
1. Kompetensi akademik, kompetensi akademik berkaitan dengan kiat dan kemampuan metodologis-keilmuwan dalam rangka penguasaan dan pengembangan ilmu dan teknologi. Kompetensi akademik ini amat penting artinya bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sehingga dihasilkan pemikiran yang berbuah konsep dan program-program yang inovatif
2. Kompetensi profesional, kompetensi profesional berkaitan dengan wawasan perilaku dan kemampuan penerapan ilmu dan teknologi dalam realitas kehidupan. Kompetensi profesional inilah yang menghadirkan manusia yang handal.
3. Kompetensi nilai dan sikap, kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan untuk selalu menempatkan segala persoalan dalam kerangka nilai-nilai budaya serta iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa . Kompetensi ini merupakan bingkai dari kompetensi sebelumnya, sehingga menjadi lebih bermakna baik dalam konteks kepentingan masyarakat banyak maupun dalam konteks pengabdian kepada Al- Khaliq.
4. Kompetensi untuk menghadapi perubahan yakni kemampuan untuk memahami makna dan hakikat suatu perubahan, kemampuan untuk mengantisipasi arah dan kecenderungan perubahan tersebut serta kemampuan mengelola dan memanfaatkan perubahan tersebut untuk mencapai keunggulan.
Dengan mempertimbangkan keempat kompetensi tersebut, maka strategi pendidikan terutama di Universitas Bung Hatta diarahkan pada upaya peningkatan mutu disegala bidang dan peningkatan relevansi dengan kebutuhan, baik menyangkut kebutuhan dunia kerja dan industri akan tenaga kerja, pengembangan industri sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, maupun menyangkut tantangan yang akan terjadi dimasa depan.
Pengembangan sumberdaya manusia berkemampuan lanjut ditekankan pada penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam rangka mengembangkan kemampuan akademik, kemampuan profesional dan kepemimpinan yang dijiwai oleh semangat persatuan serta dilandasi oleh keteguhan iman dan taqwa. disamping itu Universitas Bung Hatta harus mampu melahirkan manusia yang berjiwa penuh pengabdian dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa yang akan datang
Berkaitan dengan itu, Universitas Bung Hatta mempunyai dua misi khusus, yaitu: (1) mempersiapkan kader pemimpin dan (2) menyiapkan sumberdaya manusia yang berkemampuan lanjut di masa datang.
Koordinator Kopertis, Anggota Senat, para Guru Besar, orang tua/wali para Wisudawan dan hadirin yang berbahagia.
Akan tetapi walaupun Perguruan Tinggi khususnya Universitas Bung Hatta telah mempersiapkan hal-hal tersebut diatas dengan baik kendala yang kita hadapi adalah masalah klasik yakni “pendanaan” . Pada umumnya Perguruan Tinggi kita khususnya Perguruan Tinggi Swasta masih mengandalkan sebagian besar pendanaannya dari SPP yang dibayarkan peserta didiknya. Kedepan hal ini khusus bagi Universitas Bung Hatta adalah merupakan tantangan apalagi dengan semakin maraknya Perguruan Tinggi Negeri mencari mahasiswa yang kadang-kadang terkesan sudah meninggalkan tujuan utama pendidikan yaitu “mutu” yang dihasilkan dan tidak lagi memperhatikan Perguruan Tinggi Swasta yang dulu sebagai mitranya dan yang lebih tragis lagi kawan-kawan tersebut melupakan atau pura-pura lupa bahwa di Perguruan Tinggi Swasta juga ada sumber daya manusia yang perlu mereka perhatikan karena sumber daya manusia yang ada di Perguruan Tinggi Swasta tersebut juga butuh kehidupan yang layak dan kesinambungannya.
Perguruan Tinggi Negeri seharusnya tidak lagi bangga dengan banyaknya mahasiswa, mencari dana dengan meraup semua peserta didik tetapi sebaiknya mereka sudah harus mencari dana dengan menjual hasil-hasil penelitiannya dan melalui kerja sama karena selama ini dahulu sampai sekarang mereka masih didanai negara untuk pengembangan Sumber Daya Manusianya dan mencukupi fasilitas pendidikannya, Sedangkan Perguruan Tinggi Swasta melakukannya dengan dana sendiri dan kalaupun dibantu pemerintah dalam jumlah yang “relatif” kecil.
Para Wisudawan dan hadirin yang berbahagia
Pada wisuda kali ini berbeda dengan tahun lalu, kita melepas Alumni Perdana Program Pasca Sarjana (S-2) dan sebagai hasil kerja sama Universits Bung Hatta dan Universitas Teknologi Malaysia sejak 2002juga , kita melepas alumni I dari jurusan Teknik Ekonomi Kontruksi pada Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) sebanyak 19 orang. Atas nama pribadi, pimpinan dan atas nama nama seluruh sivitas akademika Universitas Bung Hatta, izinkan saya mengucapkan “Selamat kepada orang tua /wali dan wisudawan Teknik Ekonomi Kontruksi, karena 17 orang dari lulusan yang pertama program studi ini telah langsung mendapat pekerjaan di berbagai perusahaan besar nasional dan internasional.” Sedangkan yang 2 orang direncanakan untuk diangkat menjadi dosen pada jurusan Teknik Ekonomi Kontruksi setelah mereka disekolahkan terlebih dahulu untuk mengambil S1-nya pada UTM di Malaysia. Kepada 19 orang alumni perdana Teknik Ekonomi Kontruksi pada Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan saya mohon berdiri dan mari kita berikan tepuk tangan atas keberhasilan mereka mendapat pekerjaan yang begitu cepat yang sangat membanggakan ini.
Seperti saya sampaikan tadi kalau pada saat ini Perguruan Tinggi Negeri masih tetap dibantu pemerintah baik gaji dosen dan karyawan dan fasilitas penunjang lainnya, perpustakaan, ruang kuliah, laboratorium dan lain-lain. Berdasarkan jurusan Perguruan Tinggi Swasta maka semenjak tahun 2003 Perguruan Tinggi Swasta juga dibantu tetapi melalui PHK (Program Hibah Kompetisi ).
Alhamdullihah sampai dengan saat ini Universitas Bung Hatta telah berhasil mendapatkan dana-dana hibah dari DIKTI berupa :
A1/4 TPSDP untuk jurusan Teknik Mesin sebesar 1.75 M /tahun
A1/4 TPSDP untuk jurusan Teknik Sipil sebesar 1.5 M /tahun
A1/4 A2 untuk jurusan Teknik Industri ,jurusan PPKN, jurusan Sastra Inggris dan jurusan Hukum masing-masing sebesar 500 juta /tahun
A1/4 Proban Perti untuk jurusan Teknik Elektro sebesar 500 juta /tahun
A1/4 A1 untuk jurusan Pendidikan Mipa , jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, jurusan Manajemen, jurusan IESP, jurusan Teknik Kimia, jurusan PWK dan jurusan Sastra Indonesia masing-masing sebesar 250 juta /tahun
Dengan demikian sampai saat ini berarti sudah 15 program studi dari 22 program studi yang mendapatkan dana-dana hibah dari DIKTI, tersebut melalui TPSDP, Hibah Kompetisi A-1 dan A-2 serta Proban Perti 02 yang kalau dijumlahkan seluruhnya senilai Rp. 25.595.285.604,-
Yang masih mencemaskan pengelola Perguruan Tinggi Swasta apakah pola pemberian dana melalui PHK ini akan berlanjut. Kita semua tentu berharap agar pemerintah dalam hal ini DIKTI tidak menghentikan program ini. Menurut catatan pada Kopertis Wilayah X Universitas Bung Hatta adalah satu-satunya Perguruan Tinggi yang terbanyak memenangkan PHK ini bahkan Universitas Bung Hatta dapat mengalahkan Perguruan Tinggi Negeri di daerah ini. Hal ini merupakan indikator bahwa Universitas Bung Hatta mempunyai mutu yang sangat baik
Koordinator Kopertis, Anggota Senat, para Guru Besar, orang tua/wali para Wisudawan dan hadirin yang berbahagia.
Mulai tahun akademik 2005/2006 Universitas Bung Hatta juga telah mendapat izin dari Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk menyelenggarakan jenjang pendidikan S2 yakni untuk program studi Manajemen. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 176/O/2001, tertanggal 8 September 2005. Dengan demikian sampai saat ini Universitas Bung Hatta sudah mempunyai 2 program studi Pascasarjana. yakni seperti disebutkan diatas program studi Manajemen dan program studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautanyang telah dibuka semenjak tahun 2003.
Disamping itu untuk merespon keinginan masyarakat dan sekaligus menjawab tantangan bahwa Universitas Bung Hatta peduli dengan kemajuan Sumber Daya Manusia di tanah air ini, maka Universitas Bubng Hatta juga membuka program kelas eksekutif yang akan diselenggarakan setiap hari Senin sampai dengan Jum’at dimulai pukul 16.00 –21.00 WIB serta setiap Sabtu dan Minggu, Sabtu dimulai pukul 13.30-18.00 WIB dan Minggu dimulai pukul 08.00-16.00 WIB untuk jenjang S1 bagi seluruh program studi yang ada di Universitas kita ini.
Orientasi kelas eksekutif ini sasarannya dititik beratkan pada calon mahasiswa yang sudah bekerja sehingga mempunyai waktu yang sangat terbatas jika mengikuti kelas reguler. Mahasiswa yang kuliah di kelas eksekutif ini dapat merasa terpuaskan dengan fasilitas-fasilitas yang memadai dan akan ditangani oleh tenaga pengajar atau dosen-dosen pilihan yang dipunyai Universitas Bung Hatta saat ini lebih dari 85 % telah bergelar S-2 dan S-3.
Koordinator Kopertis, Anggota Senat, para Guru Besar, orang tua/wali para Wisudawan dan hadirin yang berbahagia.
Pada akhir sambutan ini izinkan saya menyampaikan pengharapan kepada para alumni yang diwisuda hari ini, sebagai alumni baru Universitas Bung Hatta saudara diharapkan tetap berhubungan dengan almamater tercinta ini dan ikut berperan serta dalam program-program yang telah ada. Pimpinan Universitas Bung Hatta sangat mengharapkan kerja sama dengan berupa masukan, ide, saran, kritik-kritik yang membangun demi perkembangan Universitas ini dimasa datang saudara dituntut untuk tetap dan selalu bertanggung jawab terhadap kemajuan Universitas ini. Saya yakin tanpa bantuan saudara-saudara para alumni baik yang telah diwisuda maupun yang diwisuda hari ini dan bantuan masyarakat Universitas Buang Hatta tidak akan berkembang seperti sekarang ini.
Sekali lagi saya ucapkan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh lulusan yang diwisuda hari ini. Ucapan selamat yang tulus sekali lagi saya sampaikan kepada orang tua dan seluruh keluarga wisudawan. Jerih payah dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini telah membuahkan hasil . Kepada Allah kita selalu berdo’a semoga anak, kemenakan kita ini mendapat pekerjaan dalam waktu yang tidak begitu lama.
Kepada Guru Besar, Pimpinan Universitas dan Fakultas, Dosen dan Karyawan Universitas Bung Hatta saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan dalam mendidik, mengajar serta membimbing para wisudawan yang merupakan kebanggaan kita ini.
Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Gubernur beserta jajaranya, bapak Walikota Padang Pimpinan Universitas Andalas, UNP, Kopertis X dan instansi pemerintah dan swasta didaerah ini yang telah memberikan bantuan bagi pelaksanaan pendidikan di Universitas Bung Hatta ini. Semoga semua jasa–jasa baik yang bapak–bapak berikan itu akan merupakan amal sholeh disisiNya Amin ya Robbal Alamin.
Demikianlah yang dapat dan ingin saya sampaikan mohon maaf atas kekurangan-kekurangan yang saya perbuat terima kasih atas perhatiannya
Billahi Taufik wal Hidayah
Wassalau’alaikum wr.wb.
Rektor,
Prof.Dr. Yunazar Manjang.