Berita Terbaru
Rabu, 14 Juni 2006
Universitas Bung Hatta
SEMINAR,Keselamatan Penumpang Umum Terabaikan
Permasalahan angkutan umum di Kota Padang sudah sangat memprihatinkan, kondisi ini diperparah lagi oleh prilaku sopir yang ugal-ugalan, sehingga kenyamanan dan keselamatan penumpang menjadi terabaikan. Kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di daerah perkotaan lebih disebabkan oleh jumlah kendaraan yang tinggi, sementara ruas jalan yang ada masih itu ke itu saja.
Hal itu menjadi topik yang hangat dalam seminar regional upaya peningkatan kinerja pelayanan system transportasi umum melalui pendekatan koordinasi antar pihak terkait, yang digelar Himpunan mahasiswa Perencanaan Wilayah Kota, Fakultas Teknik Universitas Bung Hatta di aula gedung B Rabu (14/6/2006) kemarin
Menurut Dr. Ir. Yossafra, MSc (dosen teknik sipil Unand) dalam makalahnya mengemukakan, Kota Padang sebagai ibukota provinsi Sumatra Barat juga tidak terlepas dari permasalahan tersebut. Masih banyak jalan-jalan di Kota Padang yang rawan macet, seperti Jalan Hiligoo, Pasar Raya, Jalan Niaga dan Proklamasi disamping adanya pasar tumpah seperti di kawasan pasar Lubuk Buaya, Bandar Buat, Gaung Teluk Bayur atau di daerah persimpangan.
Dikemukakannya, permasalahan kemacetan lalu lintas diperkotaan dapat dikurangi jumlah dan diperkecil ruang lingkupnya dengan mengalihkan pengguna kendaraan pribadi kepada kendaraan umum. Pengalihan ini hanya dapat dilakukan dengan meningkatkan layanan angkutan umum.
aPeningkatan layanan angkutan umum harus dilakukan pada semua fase, yaitu pada fase perencanaan, pengembangan, implementasi dan operasi yang terintegrasi secara menyeluruh untuk rute yang ada dan yang memungkinkan untuk dikembangkan,a terang Yossafra.
Seminar regional sehari yang dibuka Gubernur Sumbar diwakili asisten II Surya Dharma Sabirin ini diikuti sekitar 150 orang peserta dari kalangan akademisi, praktisi, birokrat, penyedia jasa transportasi dan para pemerhati masalah transportasi .
Ketua pelaksana seminar, Fidel Miro, SE sebelumnya mengatakan, seminar yang bertajuk upaya peningkatan kinerja pelayanan system transportasi umum melalui pendekatan koordinasi antar pihak terkait ini dimaksudkan untuk mendiskusikan, bagaimana upaya seluruh pihak yang terkait dan yang berkepetingan dengan pelayanan Sistem Transportasi Umum dapat meningkatkan kinerja pelayanan yang sesuai dengan standar mutu pelayanan (aman, cepat nyaman, andal, lancer dan murah) untuk berkoordinasi antar pihak terkait.
Tampil sebagai pemakalah dalam seminar regional ini sejumlah pakar transportasi, seperti Prof. DR. Ir. B.S Kusbiantoro, MSc, (ahli transportasi jurusan perencanaan wilayah dan Kota a" ITB), DR. Ir. Yossyafra, MSc. Eng (Ahli transportasi jurusan teknik sipil Unand), Drs. Aliman Salim (Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar), Yuddi Indra Sani, STr, MTr (Ahli Transportasi Kota Padang) dan Rahmawati Putri (Wakil Mahasiswa).
Kepadatan angkutan lalu lintas di jalan raya yang lebih didominasi oleh kendaraan pribadi dan angkutan berkapasitas kecil menambah kesemrawutan lalulintas.