Setelah Sisihkan 316 Peserta, Carlo Terpilih Jadi Tim Reviewer DPT Dirjen Dikti Berita Terbaru
Selasa, 09 Agustus 2005
Universitas Bung Hatta

Setelah Sisihkan 316 Peserta, Carlo Terpilih Jadi Tim Reviewer DPT Dirjen Dikti

Universitas Bung Hata Padang boleh bangga. Salah seorang dosennya, Nasfrizal Carlo terpilih sebagai tim reviewer (penilai) DPT Dirjen Dikti Depdiknas masa jabatan 2005 – 2007. Pembantu Rektor I itu lolos seleksi setelah menyisihkan 316 peserta lainnya. Ia kini jadi salah seorang tim reviewer diantara 50 peserta yang lolos lainnya. “Sebagai reviewer Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) saya akan bertugas melakukan seleksi kelayakan terhadap sejumlah proposal perguruan tinggi yang ingin mendapatkan bantuan hibah. Terhadap itu saya dituntut objektif, tidak memihak dan berlaku adil dalam menjalankan amanah tersebut,” sebut DR. Ir. Nasfrizal Carlo, M.Sc diruang kerjanya kemarin. Prestasi Nasfrizal Carlo cukup lumayan. Kenapa tidak, dari sekian banyak perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatera Barat ia terpilih bersama rekannya Revalin Herdianto dari Politeknik Negeri Padang. Hal itu terungkap dalam surat DIKTI Depdiknas No.2306/D/T/2005 yang ditandatangani langsung Dirjen DIKTI, Satryo Soemantri Brodjonegoro. Seiring dengan itu Satryo juga mengeluarkan sertifikat bernomor 059/SKR/DPT/VII/2005 yang menyatakan Nasfrizal Carlo telah memenuhi kualifikasi sebagai reviewer Dewan Pendidikan Tinggi. Prestasi Nasfrizal juga beriringan dengan keberhasilan Universitas Bung Hatta Padang sebagai penerima hibah sebesar Rp.20,2 miliar. Hibah itu diterima 10 program studi diantara 22 program studi yang ada. Kesepuluh program studi itu dua diantaranya yakni Teknik Mesin dan Teknik Sipil menerima dari TPSDP. Sedangkan lima program studi lainya, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, Manajemen, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menerima hibah kompetisi A1. Sementara hibah kompetisi A2 berakreditasi B diterima Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan Teknik Industri. Satu program studi lainya Teknik Elektro penerima hibah probanperti PT-02. Pemberian hibah terhadap perguruan tinggi menurut Nasfrizal Carlo, bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, otonomi perguruan tinggi serta daya saing bangsa. Hibah tersebut bersumber dari dana – dana ADB (Asean Development Bank), IBRD serta APBN.