Berita Terbaru
Kamis, 20 Januari 2011
Universitas Bung Hatta
TETO Taiwan Tinjau Kampus UBH Pasca Gempa
Charles C.Li, Deputy Respresentative dari Lembaga internasional Taipei Economic and Trade Office (TETO) Taiwan dan Fran Chayadi dari SON DIAMAR & ASSOCIATES, di dampingi Kabiro Humas Kantor Gubernur Sumbar Surya Budhi SH serta Ketua Kadin Sumbar H.Asnawi Bahar, mengunjungi sekaligus melihat gedung-gedung perkuliahan Universitas Bung Hatta yang rusak dan roboh akibat guncangan gempa dahsyat pada 30 September 2009 lalu.
Menurut Surya Budhi, kunjungan delegasi TETO tersebut ke Sumbar sekaligus meninjau bantuan-bantuan yang telah pernah mereka salurkan pasca gempa lalu, dan kemungkinan akan memberikan bantuan-bantuan selanjutnya dibidang pendidikan. Disamping itu, mereka juga sekalgus melihat peluang-peluang inverstasi yang akan di tanamkan di Sumatera Barat.
Sementara itu, Rektor UBH, Prof.Dr. Hafrijal Syandri,MS dalam pemaparanya tentang kondisi UBH pasca gempa mengatakan, secara umum gedung-gedung perkuliahan UBH termasuk kedalam level hijau, artinya layak dan aman untuk digunakan, hanya gedung D yang dipakai untuk perkuliahan Fakultas Ekonomi yang di robohkan, karena akan dibangun kembali sekaligus akan dijadikan sebagai shelter. Untuk membangunnya kembali diperkirakan menelan biaya sekitar Rp. 24 miliar yang akan dibantu oleh BNPB Pusat dan donatur-donatur lain.
Ia juga mengatakan, pihak UBH juga telah menyelesaikan semua rekorontruksi gedung-gedung perkuliahan dengan memanfaatkan bantuan dari DIKTI, dan Aula Gedung B, saat ini masih dalam pengerjaan renovasi berat, yang dibantu oleh Kemenlu-RI. Ia juga berharap, kunjungan dari TETO tersebut akan memberikan perhatian tersendiri pula bagi pihak TETO dalam pengembangan dan kemajuan di bidang pendidikan. Rombongan juga berkesempatan mengunjungi laboratorium basah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, yang keberadaannya tepat di pinggir laut.
Dalam perbincangannya dengan Rektor UBH, Charles C.Li dari TETO mengatakan, pihaknya sangat konsen untuk membantu pemerintah daerah memulihkan kembali daerah pasca gempa, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.(indrawadi)