Berita Terbaru
Rabu, 25 Juli 2007
Universitas Bung Hatta
UBH Optimis, Universitas Berbenah Penerimaan Mahasiswa Baru
Di tengah ketatnya persaingan sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) dengan kelas nonreguler di perguruan tinggi negeri (PTN), beberapa universitas swasta di Padang tetap optimis dapat menjaring calon mahasiswa melebihi target yang ditetapkan.
"Calon mahasiswa pasti mencari PTS yang bermutu, salah satunya dengan cara melihat apakah program studi yang ada sudah terakreditasi atau belum. Sebab, akreditasi merupakan standar bagi PT. Artinya, program studi tersebut sudah diakui pemerintah," ujar Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta (UBH) Prof Dr Hafrijal Syandri.
Akreditasi juga menjadi pertimbangan bagi instansi pemerintah dan BUMN dalam menerima calon tenaga kerja. Tentang proses seleksi mahasiswa tahun ini, UBH melakukannya dalam 3 tahap. Dalam seleksi gelombang I, Selasa (I 7/7) lalu, UBH telah menjaring menjaring 140 mahasiswa baru. Untuk gelombang II dan III masing-masing diadakan tanggal 18 Agustus dan 6 September mendatang.
"Jurusan yang paling dominan diminati mahasiswa, yakni arsitek, perikanan, dan PGSD. Khusus PGSD, akan ada tes khusus yang mengarah ke profesi guru. Direncanakan tes ini digelar tanggal 21 Agustus mendatang. Tes ini ditujukan untuk melihat apakah calon mahasiswa itu layak atau tidak untuk jadi guru," tambahnya.
Saat ini, UBH memiliki beberapa program studi unggulan yang tidak ada di PTN. Di antaranya, Teknik Ekonomi Konstruksi setara diploma 3, program studi satu-satunya di Indonesia yang merupakan hasil kerjasama UBH dengan University Teknologi Malaysia (UTM). Sedangkan untuk program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), UBH diberi kepercayaan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui program dana hibah untuk menerima 40 calon mahasiswa.
"Bedanya, dari Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) lain, pada semester terakhir mahasiswa PGSD UBH diberikan program untuk mendapatkan sertifikasi guru dan itu resmi dari Dikti," tambah Hafrijal.
Menurutnya, daya tampung UBH tahun ini 1.750 orang. Sama dengan tahun sebelumnya, mahasiswa tahun ini juga tidak dibebani uang pembangunan karena mendapat dana hibah dari Dikti sejak 4 tahun terakhir berjumlah Rp28 miliar.