Universitas
Universitas Bung Hatta dan Bank Indonesia Sumbar Laksanakan PKS Program Pendidikan Kebanksentralan
Universitas Bung Hatta melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat di Aula Bank Indonesia pada 24 Mei 2026.
Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung bersamaan puncak kegiatan DAUN (Dari Nagari Untuk Negeri) Syariah Festival tahun 2026. Pelaksanaan penandatanganan PKS ini Rektor Universitas Bung Hatta didampingi oleh Kepala Divisi Kerjasama dan Layanan Internasional Universitas Bung Hatta Reni Yuliviona, S.E., M.Si., Ph.D, Kepala Sekretariat, HUmas dan Protokoler Universitas Bung Hatta Bayu Haryanto, S.T., M.Si., dan Kepala Divisi Kealumnian dan Pengembangan Karir Lolly, S.H..
Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Diana Kartika Pelaksanaan penandatanganan komitmen ini Rektor Universitas Bung Hatta didampingi oleh Kepala Divisi Kerjasama dan Layanan Internasional Universitas Bung Hatta Reni Yuliviona, S.E., M.Si., Ph.D dan Kepala Sekretariat, HUmas dan Protokoler Universitas Bung Hatta Bayu Haryanto, S.T., M.Si.menyebutkan sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga kebanksentralan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi dan keuangan.
"Melalui kerja sama ini, mahasiswa Universitas Bung Hatta akan memperoleh berbagai bentuk penguatan akademik dan praktik kebanksentralan, seperti kuliah umum, seminar, pelatihan, riset bersama, program magang, hingga akses terhadap berbagai kegiatan edukasi dan literasi ekonomi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia," imbuhnya
Rektor Universitas Bung Hatta menyampaikan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia ekonomi, keuangan, dan kebanksentralan.
"Penandatanganan PKS ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara Universitas Bung Hatta dan Bank Indonesia dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri keuangan saat ini," sebutnya.