Universitas
Universitas Bung Hatta Terima SK Izin Prodi Energi Terbarukan dari LLDikti Wilayah X
Universitas Bung Hatta resmi menerima Surat Keputusan (SK) izin pembukaan Program Studi Energi Terbarukan dalam kegiatan penyerahan SK program studi yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X di Ruang Sidang LLDikti Wilayah X pada 03 Agustus 2026.
Izin penyelengaraan Program Studi Magister (S2) Rekayasa Energi Terbarukan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 761/B/O/2026 tanggal 21 Juli 2026.
Kepala LLDikti Wilayah X Dr Afdalisma S.H., M.Pd menyampaikan pada kesempatan tersebut diserahkan enam SK program studi baru dan lima SK penutupan program studi sebagai bagian dari penataan dan penguatan kualitas pendidikan tinggi. Di LLDikti Wilayah X mempunyai 680 program studi baru, dengan 40 program studi di antaranya telah meraih predikat unggul.
“Perguruan tinggi didorong untuk membuka program magister dan doktor guna memperkuat kapasitas tridharma. Selain itu juga untuk program studi yang sedang reakreditasi diharapakan dapat meraih predikat unggul ,” imbuhnya.
Selain itu, LLDIKTI juga mendorong perguruan tinggi untuk aktif dalam Konsorsium Kampus Sehat sebagai wadah kolaborasi antarkampus. Program-program yang dijalankan melalui konsorsium maupun inisiatif masing-masing perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sinergi tersebut akan terus diperkuat melalui agenda kolaborasi yang direncanakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” tambahnya.
Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Pasymi, S.T., M.T menyampaikan terima kasih atas dukungan LLDikti Wilayah X selama proses penerbitan izin Program Studi Energi Terbarukan. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi.
“Pembukaan Program Studi Energi Terbarukan merupakan langkah strategis dalam menjawab isu-isu global terkait lingkungan, transisi energi, dan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran program studi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang energi bersih dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” sebutnya.
Ia mendambahkan Universitas Bung Hatta juga sedang berproses untuk pembukaan program Sarjana Kedokteran dan program Doktor Teknik Rekayasa Keberlanjutan.
Dalam penyerahan SK izin ini diikuti juga oleh Wakil Rektor II Universitas Bung Hata Dr. Fivi Anggraini, S.E, M.Si., Ak., CA. dan Direktur I Akademik, Penjaminan Mutu dan Kemahasiswaan Universitas Bung Hatta Dr. Popi Fauziati, S.E., M.Si., Ak., CA.