Berita Terbaru
Sabtu, 22 Oktober 2011
Universitas Bung Hatta
Wisuda ke 55 UBH di Kampus II Air Pacah: PERGURUAN TINGGI HARUS CEGAH PEMIKIRAN RADIKAL
Pimpinan perguruan tinggi harus mencegah dan mengawasi masuknya pemikiran radikal ke linkungan kampus, untuk itu ada dua cara yang dapat dilakukan yakni tidak memberikan ruang kosong untuk kegiatan yang mengarah pada radikalisasi dan kampus harus bisa menyiapkan kemampuan untuk mengantisipasi masuknya pemikiran radikal ke lingkungan kampus dengan cara setiap materi dan proses pembelajaran harus mampu dan mengantisipasi adanya pemikiran-pemikiaran yang tidak benar.
Demikian sambutan Koordinator Kopertis Wilayah X yang disampaikan oleh Dra.Skunda Diliarosta Isberd,MPd, saat wisuda ke 55 Universitas Bung Hatta di Gelanggang Seni dan Olah Raga Kampus II Air Pacah, Sabtu (22/10).
Ia menambahkan, perguruan tinggi swasta sangat berperan dan meningkatkan sumberdaya manusia Indonesia, sebab saaat ini hanya ada 200-an perguruan tingi negeri sedangkan perguruan tinggi swasta lebih 2800 buah. a Dan Universitas Bung Hatta adalah PTS terkenal dan terbaik di kopertis wilayah Xa, ujar Skunda yang disambut aplaus dari ribuan orang tua dan wisudawan.
Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS mengatakan, wisuda ke 55 ini merupakan wisuda yang pertama kali dilaksanakan di Kampus II. Pada periode-periode sebelumnya, prosesi wisuda pertama kali tahun 1986 dilaksanakan di GOR UNP dan Kampus I Ulak Karang, dan mulai hari ini dan untuk selanjutnya akan di laksanakan di Gelanggang Pemuda Olah Raga dan Kesenian Kampus II Universitas Bung Hatta Padang.
aGelanggang Olah Raga Pemuda dan Kesenian yang kita gunakan saat ini adalah karya cipta dosen Universitas Bung Hatta sendiri yang dibiayai oleh Kemenpora-RI sebesar Rp 9.900.000.000 yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2011 yang lalua ujarnya lagi.
Sebanyak 765 wisudawan di lantik hari itu yang terdiri atas 18 orang diploma tiga (D3), 696 orang sarjana (S1) dan 51 orang Magister (S2). Berasal dari Fakultas Ekonomi 109 orang, Fakultas Hukum 78 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 292 orang, Fakultas Ilmu Budaya 43 orang, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan 61 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 14 orang dan Fakultas Teknologi Industri 117 orang dan juga dilantik sebanyak 17 orang guru-guru SD yang telah menyelesaikan pendidikan S-1 pada PPKHB Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Wisudawan terbaik adalah Willia Syari Ilrahayu dari Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya dengan IPK 3,92, dan lulusan terbaik Program Magister (S2) saudara Yosetia Persada dari Program Studi Arsitektur dengan IPK 3,86. Dari 765 orang wisudawan tamat dengan IPK < 2,5 (14 orang = 2%), 2,50 - 2,75 (72 orang = 9%), 2,76 - 3,00 (141 = 18%), 3,01 - 3,50 (458 0rang = 60%), dan >3,50 (80 orang = 10%).
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr.Fachri Ahmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Bung Hatta yang diasuhnya dan telah mengabdi selama 30 tahun adalah sebuah yayasan nirlaba,mandiri,berorientasi sosial kemasyarakatan dengan total aset lebih dari Rp.60 Milyar dengan 4 lokasi kampus. Semuanya itu di kelola untuk memberikan konstribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
aKehadiran Kampus II di kawasan Air Pacah adalah salah satu langkah Yayasan Pendidikan Bung Hatta untuk menghadirkan Perguruan Tinggi yang modern,mewujudkan konsep green kampus dan untuk menciptakan lulusan-lulusan terbaika imbuh Fachri.
Dalam kesempatan itu, DPP alumni yang diwakili oleh Ir. Indra Darmansyah yang menerima alumni baru dari Rektor menyampaikan bahwa, DPP alumni akan memberikan sebanyak 7 beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan yang kurang mampu.
aPenerima beasiswa 1 orang dari setiap fakultas, dan program tersebut baru untuk tahap awal, jumlah beasiswa maupun jumlah penerimanya, pada periode berikutnya akan kita tingkatkana ujar Indra mengakhiri.(**Indrawadi-Humas Universitas Bung Hatta)