Zulfa Amrina,Ketua Prodi PGSD Raih Juara I Ketua Prodi Berprestasi se-Kopertis Wilayah X Berita Terbaru
Rabu, 25 Mei 2011
Universitas Bung Hatta

Zulfa Amrina,Ketua Prodi PGSD Raih Juara I Ketua Prodi Berprestasi se-Kopertis Wilayah X

Koordinator Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah X Sumbar-Riau Jambi belum lama ini memutuskan dan menetapkan Dra Zulfa Amrina, M.Pd, Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Gurus Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta (FKIP-UBH) sebagai Juara I pada pemilihan Ketua Program Studi Berprestasi bagi Ketua Program Studi PTS se-Kopertis Wilayah X TA 2011. Penghargaan ini diberikan kepada Dra.Zulfa Amrina,M.Pd setelah melalui serangkaian seleksi yang panjang dan melelahkan mulai dari tingkat fakultas, universitas, yang diselenggarakan oleh Kopertis wilayah X pada hari Senin (9/5). Penghargaan ini patut diperoleh Zulfa Amrina berkat ketekunannya memimpin, mengelola, dan membina Prodi PGSD-FKIP UBH. Penghargaan ini juga didapat berkat dukungan dari semua Civitas Akademika Universitas Bung Hatta khususnya di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UBH. Kopertis Wilayah X menetapkannya sebagai Juara I Ketua Prodi Berprestasi se-Kopertis Wilayah X TA 2011 berdasarkan beberapa kriteria, antara lain kemampuan memenej Program Studi, menguasai Visi dan Misi Perguruan Tinggi, dan yang kalah pentingnya adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni melakukan Pengabdian Masyarakat, melakukan Penelitian serta melaksanakan pendidikan dan pengajaran secara maksimal. Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS mengatakan, pihaknya sangat menghargai prestasi yang diraih oleh Zulfa Amrina, salah satu Ketua Prodi di lingkungan UBH. aKita saat ini sedang mendorong dan memacu peningkatan kualitas para tenaga pengajar dan pengelola Prodi di setiap Fakultas di lingkungan UBH untuk meraih prestasi yang terbaik. Kita berharap tentunya keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Ketua-ketua Prodi lainnya yang ada di lingkungan UBH agar menjadi yang terbaika, ulas Hafrijal mengakhiri.