Dr. Rini Mulyani, S.T., M.Sc (Eng), Dosen Teknik Sipil Universitas Bung Hatta Tampil di Engineering Conference EnCon 2026 Berita Terbaru
Sabtu, 02 Mei 2026
Ubay

Dr. Rini Mulyani, S.T., M.Sc (Eng), Dosen Teknik Sipil Universitas Bung Hatta Tampil di Engineering Conference EnCon 2026

Dr. Rini Mulyani, S.T., M.Sc (Eng), dosen Teknik Sipil Universitas Bung Hatta, tampil sebagai pemakalah dalam The 16th International UNIMAS Engineering Conference (EnCon) 2026. Konferensi ini mengangkat tema “Empowering Industry and Society through Engineering Innovations” ini diselenggarakan di Sarawak, Malaysia pada 28–30 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rini Mulyani mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Seismic Strengthening of Aging Reinforced Concrete Buildings with Obsolete Design Codes Using Concrete Jacketing”. Penelitian ini merupakan kolaborasi bersama tim yang terdiri dari Muhammad Hafizh Tsauri Hutabarat, Rita Anggraini, dan Zufrimar.

"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi banyaknya bangunan beton bertulang, khususnya gedung sekolah, yang dibangun beberapa dekade lalu dan kini tidak lagi memenuhi standar keselamatan gempa terbaru. Kondisi ini menjadi sangat krusial di wilayah rawan gempa seperti Padang, Indonesia," ujar Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Bung Hatta ini.

Studi ini secara khusus mengevaluasi kinerja seismik bangunan ruang kelas dua lantai yang dibangun pada tahun 1978 dengan menggunakan standar lama PBI 1971. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan mutu beton, penggunaan tulangan polos dengan kekuatan leleh 240 MPa, serta retakan struktural yang signifikan. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa bangunan tidak lagi memenuhi standar desain gempa dan beton bertulang saat ini.

"Sebagai solusi, tim peneliti menerapkan metode concrete jacketing pada elemen balok dan kolom. Analisis dilakukan menggunakan metode nonlinear static pushover dengan bantuan perangkat lunak SeismoStruct untuk membandingkan kinerja struktur sebelum dan sesudah perkuatan," ungkapnya

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas struktur. Sebelum perkuatan, bangunan hanya mampu menahan gaya geser dasar maksimum sebesar 481,36 kN dengan mekanisme kegagalan yang tidak daktail. Setelah dilakukan retrofitting, kapasitas meningkat menjadi 1.050,01 kN dengan perpindahan maksimum sebesar 0,10096 m. Selain itu, pola pembentukan sendi plastis berpindah dari kolom ke balok, yang menunjukkan peningkatan daktilitas dan kesesuaian dengan prinsip strong-column weak-beam.

"Temuan ini menegaskan bahwa metode concrete jacketing merupakan solusi yang efektif dalam meningkatkan ketahanan gempa bangunan beton bertulang lama, khususnya untuk fasilitas pendidikan di daerah rawan gempa," jelasnya.

Partisipasi Dr. Rini Mulyani dalam EnCon2026 ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya Sustainable Development Goal 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta Sustainable Development Goal 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).

Melalui inovasi teknik sipil yang berorientasi pada keselamatan dan keberlanjutan, Universitas Bung Hatta terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan riset yang berdampak.