Universitas
Universitas Bung Hatta Laksanakan Monev KKN Mandiri di Kabupaten Kerinci
Universitas Bung Hatta melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Tahun 2026 di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Kamis (20/8/2026).
KKN Mandiri merupakan salah satu skema KKN Universitas Bung Hatta Tahun 2026 yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian masyarakat secara lebih fleksibel sesuai dengan potensi dan kebutuhan wilayah.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan KKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan mahasiswa karena memberikan pengalaman belajar secara langsung di tengah masyarakat.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di kampus dengan persoalan dan potensi nyata yang ada di masyarakat. Karena itu, setiap program yang dilaksanakan harus memberikan manfaat dan meninggalkan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Prof. Diana Kartika.
Menurutnya, pelaksanaan monev juga menjadi bentuk komitmen Universitas Bung Hatta untuk memastikan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya hadir dan melaksanakan kegiatan, tetapi mampu membangun komunikasi, berkolaborasi dengan masyarakat, serta menghasilkan program yang dapat dilanjutkan setelah KKN berakhir,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Kerjasama Universitas Bung Hatta, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., menegaskan monev merupakan instrumen penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan KKN sekaligus memastikan adanya keterhubungan antara program mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan di daerah.
“Kami ingin setiap program KKN memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa harus mampu melihat potensi lokal, mengidentifikasi persoalan, kemudian menghadirkan inovasi yang sederhana tetapi dapat memberikan manfaat. Karena itu, monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk melihat apakah program sudah terlaksana, tetapi juga untuk melihat kualitas dan keberlanjutan dampaknya,” ungkap Dr. Zulherman.
Kemudian, Direktur III Universitas Bung Hatta, Dr. Henry Nasution, S.T., M.T., menyampaikan pelaksanaan monev memberikan gambaran mengenai capaian mahasiswa sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap program kerja yang sedang berjalan.
“Dari hasil monitoring, kami dapat melihat bagaimana mahasiswa mengimplementasikan program yang telah dirancang, bagaimana respons masyarakat, serta apa saja kendala yang dihadapi. Evaluasi ini penting agar mahasiswa dapat melakukan penyesuaian dan menyempurnakan program sebelum seluruh rangkaian KKN berakhir,” kata Dr. Henry Nasution.
Kegiatan KKN Mandiri ini juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) untuk SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi dan pembelajaran berbasis pengalaman yang memperkuat kompetensi mahasiswa di luar lingkungan kampus.