Lewati ke konten utama
BLKK Universitas Bung Hatta Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Persiapan JLPT Universitas
Selasa, 01 September 2026
Ubay

Bagikan:

BLKK Universitas Bung Hatta Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Persiapan JLPT

Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Universitas Bung Hatta menggelar kegiatan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri dan persiapan menghadapi Japanese-Language Proficiency Test (JLPT), sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) bersama Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat, Jupriyadi, S.Sos., M.M., Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat, Dr. Desman, S.Pd.I., M.M., serta Koordinator JLPT Universitas Bung Hatta, Oslan Amril, S.S., M.Si.

Kepala Divisi Layanan Bahasa Asing dan Latihan Kerja Universitas Bung Hatta yang menaungi BLKK Universitas Bung Hatta, Febian Mawardi, S.S., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam mempertemukan kebutuhan dunia kerja dengan kesiapan kompetensi generasi muda.

“BLKK Universitas Bung Hatta tidak hanya berorientasi pada pelatihan keterampilan, tetapi juga berupaya membuka wawasan peserta mengenai peluang kerja yang tersedia, termasuk peluang bekerja di luar negeri. Karena itu, penguasaan bahasa asing dan kesiapan mengikuti sertifikasi seperti JLPT menjadi bagian penting dalam membangun daya saing calon tenaga kerja,” ujar Febian.

Menurutnya, Jepang menjadi salah satu negara yang memiliki peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia pada berbagai sektor. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kesiapan kompetensi, kemampuan bahasa, pemahaman budaya kerja, serta pengetahuan mengenai prosedur penempatan dan perlindungan pekerja migran.

“Melalui kolaborasi dengan BP3MI dan satuan pendidikan, kami berharap peserta tidak hanya mengetahui bahwa ada peluang kerja di luar negeri, tetapi juga memahami bagaimana mempersiapkan diri secara benar, aman, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tambahnya.

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan informasi mengenai peluang kerja di luar negeri serta hal-hal yang perlu dipersiapkan. Sementara itu, sosialisasi persiapan JLPT memberikan gambaran mengenai pentingnya kemampuan bahasa Jepang sebagai salah satu kompetensi bagi yang ingin melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di Jepang.

Koordinator JLPT Universitas Bung Hatta, Oslan Amril, S.S., M.Si., turut memberikan pemahaman mengenai persiapan menghadapi ujian kemampuan bahasa Jepang tersebut. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu peserta memahami tahapan belajar dan strategi menghadapi JLPT secara lebih terarah.

Selain sosialisasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi kepada peserta Program Pelatihan Bahasa Jepang Level N5 di BLKK Universitas Bung Hatta dari SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat .

Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat, Dr. Desman, S.Pd.I., M.M., mengatakan monev inimenjadi bagian dari penguatan kerja sama dan evaluasi pelaksanaan program pelatihan serta pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan kebutuhan peserta didik dan dunia kerja.

"Selain monev kami menyambut baik kegiatan yang memberikan akses informasi lebih luas kepada siswa mengenai peluang pendidikan dan pekerjaan di tingkat internasional," ungkapnya.

Kehadiran BP3MI Sumatera Barat dalam kegiatan tersebut juga memperkuat aspek edukasi mengenai migrasi kerja yang aman dan prosedural. Sementara itu, keterlibatan Universitas Bung Hatta melalui BLKK dan layanan JLPT memberikan dukungan dari sisi pengembangan kompetensi bahasa dan kesiapan calon tenaga kerja.

Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penguatan kompetensi dan keterampilan bahasa asing.