Dosen BDP Universitas Bung Hatta Latih Manejerial Pembudidaya Ikan Mas di Kabupaten Pasaman Fakultas
Rabu, 22 Juli 2026
Ubay

Dosen BDP Universitas Bung Hatta Latih Manejerial Pembudidaya Ikan Mas di Kabupaten Pasaman

Dosen Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, Lolitha Uthary, S.Pi., M.Si., menjadi narasumber dalam Pelatihan Budidaya Ikan Mas yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat di Balai Benih Ikan (BBI) Rao, Kabupaten Pasaman pada Selasa (21/7/2026).

Pelatihan tersebut diikuti oleh para pembudidaya ikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasaman sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor perikanan budidaya melalui penguatan kompetensi teknis dan manajerial.

Dalam kegiatan tersebut, Lolitha Uthary didampingi oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Ir. Yusra, M.Si. Kehadiran pimpinan fakultas menjadi bentuk dukungan Universitas Bung Hatta terhadap keterlibatan dosen dalam pengabdian kepada masyarakat, transfer ilmu pengetahuan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan.

Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas para pembudidaya dalam mengembangkan usaha budidaya ikan mas yang produktif, efisien, dan berkelanjutan. Selain memahami teknik pemeliharaan ikan, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pengelolaan usaha agar mampu menghadapi tantangan produksi sekaligus meningkatkan daya saing usaha budidaya.

Pada kesempatan tersebut, Lolitha menyampaikan materi bertajuk Manajemen dan Aspek Teknis Budidaya Ikan Mas. Keberhasilan usaha budidaya tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga dari kemampuan pembudidaya mengelola sumber daya secara efisien, menjaga kualitas air, mengendalikan penyakit ikan, menekan biaya produksi, serta menerapkan praktik budidaya yang ramah lingkungan.

“Budidaya yang menguntungkan bukan hanya menghasilkan ikan dalam jumlah banyak, tetapi juga menciptakan usaha yang sehat, efisien, responsif terhadap berbagai tantangan, dan siap melanjutkan siklus produksi berikutnya. Oleh karena itu, penerapan manajemen dan aspek teknis budidaya yang tepat menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjamin keberlanjutan usaha pembudidaya,” ujar Lolitha.

Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para peserta aktif menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari tingginya biaya pakan, pertumbuhan ikan yang belum optimal, pengelolaan kualitas air, hingga pencegahan dan penanganan penyakit ikan.

Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh berbagai rekomendasi dan solusi praktis yang dapat diterapkan sesuai kondisi usaha masing-masing. Mereka juga didorong untuk melakukan pencatatan produksi secara rutin sehingga penggunaan pakan, pertumbuhan ikan, tingkat kelangsungan hidup, biaya operasional, dan hasil panen dapat dipantau serta dievaluasi secara berkelanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Ir. Yusra, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendiseminasikan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat.

“Universitas Bung Hatta berkomitmen untuk terus mendukung dosen dalam memberikan pendampingan dan solusi berbasis ilmu pengetahuan guna meningkatkan produktivitas, kualitas SDM, serta keberlanjutan usaha pembudidaya ikan di Sumatera Barat,” ujar Yusra.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kompetensi para pembudidaya ikan di Kabupaten Pasaman sehingga menghasilkan ikan mas yang lebih berkualitas, produktif, dan memiliki daya saing tinggi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Melalui Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Bung Hatta terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang teknologi budidaya perairan, pengelolaan kualitas lingkungan, kesehatan ikan, kewirausahaan, serta pengembangan perikanan berkelanjutan.

Calon mahasiswa yang ingin berkarier di sektor perikanan dapat bergabung melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Bung Hatta dan memperoleh informasi lengkap mengenai program studi, jalur penerimaan, persyaratan, serta jadwal pendaftaran melalui laman resmi SPMB Universitas Bung Hatta.

Keterlibatan dosen Universitas Bung Hatta dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dampak kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi, keterampilan, dan kapasitas SDM pembudidaya ikan melalui pelatihan berbasis ilmu pengetahuan. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 14 (Ekosistem Laut/Kehidupan Bawah Air) melalui penerapan praktik budidaya perikanan yang bertanggung jawab, efisien, menjaga kualitas lingkungan perairan, serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. Kolaborasi antara Universitas Bung Hatta, pemerintah daerah, dan masyarakat juga memperkuat implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam membangun ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.