Fakultas
Prodi TRET Universitas Bung Hatta Turut Perkuat Peran Transisi Energi melalui Indonesia Solar Summit 2026
Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta terus menunjukkan perannya dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Ketua Program Studi TRET, Ir. Erda Rahmilaila Desfitri, S.T., M.Eng., Ph.D., pada Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 14–15 Juli 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) tersebut menjadi forum strategis nasional yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas percepatan transisi energi bersih, khususnya pengembangan energi surya di Indonesia.
Selama forum berlangsung, peserta mendiskusikan berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan energi nasional, peluang investasi hijau, inovasi teknologi energi surya, hingga penguatan ekosistem industri energi terbarukan yang berkelanjutan.
Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan Universitas Bung Hatta, Ir. Erda Rahmilaila Desfitri, S.T., M.Eng., Ph.D., mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Indonesia Solar Summit 2026 merupakan bagian dari komitmen Universitas Bung Hatta untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
"Partisipasi ini menjadi langkah strategis bagi Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan untuk memperkuat peran akademisi dalam pengembangan energi surya, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar seperti Sumatera Barat. Melalui forum ini, kami juga memperoleh wawasan, jejaring, serta peluang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang energi terbarukan," ujarnya.
Selain mengikuti rangkaian konferensi, Universitas Bung Hatta juga berpartisipasi dalam Solar Awards 2026. Meskipun belum berhasil meraih penghargaan, keikutsertaan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Universitas Bung Hatta dalam mendorong pemanfaatan energi surya melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Partisipasi dalam Indonesia Solar Summit 2026 diharapkan mampu membuka peluang kerja sama dengan pemerintah, industri, maupun lembaga internasional, sekaligus memperkuat pengembangan riset dan implementasi teknologi energi terbarukan di Sumatera Barat dan Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung target nasional menuju Net Zero Emissions serta mempercepat terwujudnya sistem energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Keikutsertaan Universitas Bung Hatta dalam Indonesia Solar Summit 2026 mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui melalui penguatan pengembangan energi terbarukan, perluasan kemitraan dalam percepatan transisi energi berkelanjutan.